Launching Tribun Jatim Timur
PT Finnet Indonesia Bakal Garap Remittance TKI untuk Hindari 'Jalur Tikus'
Hadir dalam launching TribunJatimTimur.com, Komisaris PT Finnet Indonesia Difi Ahmad Johansyah turut memperkenalkan perusahaan yang dia kelola itu.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Adrianus Adhi
TribunJatimTimur.com | Surabaya - Hadir dalam launching TribunJatimTimur.com, Kamis (17/11/2022) Komisaris PT Finnet Indonesia Difi Ahmad Johansyah turut memperkenalkan perusahaan yang dia kelola itu.
Berada di bawah jaringan PT Telkom Indonesia, PT finnet Indonesia banyak mengerjakan distribusi digitalisai pendapatan asli daerah.
Dalam pemparan yang disampaikan, Difi Ahmad Johansyah menyebut Banyuwangi sebagai contoh yang baik.
"Kami ingin membuat sebuah transaksi tercatat. Bukti sudah ada, bahwa dengan adanya digitalisasi itu, pendapatan asli daerah yang resmi jadi lebih tertata," terangnya.
PT Finnet Indonesia saat ini telah bekerja sama dengan pembangunan daerah untuk melakukan beberapa tugas. Di antaranya, melakukan retribusi pajak hingga contoh kecil di beberapa daerah adalah parkir.
Ke depan, PT Finnet Indonesia ingin turut menggarap remittance TKI.
Difi melihat, penggarapan remittance TKI ini juga cukup penting. Selain karena Jawa Timur sebagai penghasil TKI terbesar, juga karena pengelolaan keungan yang dilakukan TKI selama ini banyak menggunakan "jalur tikus".
"Kami ingin ke sana untuk mengelola dan memperbaiki hal tersebut," tutup Difi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Komisaris-Utama-PT-Finnet-Indonesia-Difi-Johansyah.jpg)