Senin, 18 Mei 2026

Berita Viral

VIRAL Permainan Lato-Lato Timbulkan Korban di Sukabumi, Bibir Bocah Sobek dan Dijahit 4 Kali

Permainan lato-lato yang viral tersebut kini menimbulkan korban anak perempuan di Sukabumi. Bibir sobek hingga dijahit empat kali.

Tayang:
Editor: Luky Setiyawan
Ai Sani Nuraini/Tribun Jabar
Ilustrasi - Permainan lato-lato yang viral tersebut kini menimbulkan korban anak perempuan di Sukabumi. Bibir sobek hingga dijahit empat kali. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Permainan lato-lato yang viral tersebut menimbulkan korban di Sukabumi.

Korban dari permainan viral tersebut diketahui seorang anak perempuan bernama Agnia.

Bahkan bibir anak perempuan tersebut sampai sobek dan harus menerima empat kali jahitan.

Kejadian mengenaskan itu diketahui terjadi pada Senin (9/1/2023) kala sang anak pulang mengaji.

Baca juga: Terinspirasi dari Anime? Viral Permainan Lato-lato Mirip dengan Adegan di Jojos Bizzare Adventure

Seperti yang diketahui, permainan lato-lato viral baru-baru ini.

Permainan tersebut digandrung semua kalangan, termasuk anak-anak.

Meski begitu, lato-lato juga berbahaya bagi anak-anak jika tak diawasi.

Bahkan permainan lato-lato juga bisa menimbulkan korban jiwa, seperti yang dialami Agnia.

Ela, ibu korban kemudian menjelaskan, anaknya saat itu sedang mengaji.

Namun, saat pulang, bibirnya sudah berdarah.

"Awalnya anak saya lagi ngaji, pulang-pulang udah berdarah aja itu bibirnya, saya juga nggak tahu awalnya, dilihat itu bibirnya sobek, katanya kena lato-lato temannya yang lagi main," ujarnya dikutip dari TribunJabar.id.

Camat Cicurug, Ading Ismail pun mendatangi rumah korban bersama Forkorpimcam.

"Jadi pada hari ini saya kunjungan karena kemarin dapat informasi bahwa ada korban permainan dari lato-lato, hari ini saya sama pak Danramil, dari tim kecamatan juga ada pak kades, ingin melihat, mengunjungi kebenaran itu, bagaimana sih, sehingga saya mendapatkan informasi dari orang tuanya," kata Ading.

Ading melanjutkan, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

"Orang tuanya dan pak Kades berinisiatif membawa ke rumah sakit, kemarin sudah ditangani rumah sakit dan hari ini si anak tersebut sudah bisa makan, kalau dilihat jahitannya ada 4 jahitan," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada orang tua untuk berhati-hati saat membelikan mainan untuk anak.

"Jadi, saya mengimbau terutama kepada orang tua, agar bijaksana dalam memilih, membelikan mainan," ujarnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved