Berita Situbondo
Perahu Pecah Dihantam Gelombang, Dua Nelayan di Situbondo Selamat Karena Berpegangan Katir
Perahu nelayan Besuki dihantam gelombang hingga karam, beruntung dua nelayan yang menaikinya selamat
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Dua nelayan asal Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, tenggelam saat melaut.
Kedua nelayan masing masing bernama Slamet Riyadi (40) dan Sanugi (55). Keduanya tenggelam setelah perahu yang ditumpanginya pecah dihamtam gelombang laut.
Beruntung kedua nelayan tersebut selamat, setelah berpegagan pada katir perahu.
Kapolsek Besuki AKP Akmad Sulaiman membenarkan adanya perahu karam saat melaut itu.
Menurutnya, insiden kecelakaan laut itu bermula saat kedua nelayan berangkat melaut mencari ikan dengan menggunakan perahu fiber.
Setibanya di lokasi mancing, katanya, kedua nelayan langsung memancing ikan, namun tiba tiba terjadi gelombang laut yang cukup besar dan menghantam perahu fibernya.
"Katirnya patah, sehingga perahu tidak seimbang dan langsung tenggelam," ujar Akhmad Sulaiman, Senin (27/2/2023).
Baca juga: Sahabat Indonesia Bersatu Gelar Aksi Sosial Jual Minyak Goreng Murah di Jember
Pada saat perahunya tenggelam, lanjutnya, kedua nelayan berusaha menyelamatkan diri dengan cara memegang katir perahu yang terbuat dari bambu.
"Salah satu nelayan berhasil menghubungi istrinya untuk minta tolong, karena perahunya pecah" katanya.
Setelah mendapat kabar dari suaminya, istrinya memberitahukan kepada nelayan yang lain untuk melakukan penjemputan di perairan Besuki.
"Ada tiga perahu yang menjemput dua nelayan itu," ucapnya.
Selanjutnya, kedua nelayan itu dievakuasi kepinggir pantai dengan menggunakan perahu nelayan setempat.
"Syukurlah semua nelayan kondisi selamat," pungkasnya.
(TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Evakuasi-Nelayan-Besuki.jpg)