Berita Viral
Ramai di Medsos, Pisang Barlin Berbuah 4 Tandan di Lumajang
Pohon pisang unik tumbuh di halaman belakang rumah warga Lumajang. Ramai jadi perbincangan di medsos.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM , Lumajang - Pohon pisang unik tumbuh di halaman belakang rumah milik Jainuri warga Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.
Pohon pisang berjenis barlin itu berbuah sebanyak 4 tandang. Padahal pisang barlin umumnya berbuah 1 hingga 2 tandan saja pada setiap pohon.
Baca juga: Cerita Taufik Hidayat Penambal Ban Online di Bondowoso, Pernah Nambal Ban di Hutan Tengah Malam
Sontak saja keberadaan pisang barlin 4 tandan tersebut ramai dibicarakan warga Lumajang di media sosial.
"Kaget juga tiba-tiba diberitau kalau pisang saya berbuah 4 tandan. Dari awal menanam sampai bisa berbuah ini saya lebih sering di Surabaya, jarang ke Lumajang. Jadi dirawat sama pembantu," ujar Jainuri ketika ditemui di rumahnya, Rabu (26/7/2023).
Jainuri bercerita jika dirinya membeli bibit pisang barlin yang disebut bisa berbuah lebat. Tertarik, Jainuri pun tak ragu membeli bibit pisang barlin itu.
Ketika ditanam hingga tumbuh besar, Jainuri tak merasakan firasat apapun yang berkaitan dengan pisang barlin miliknya.
Baca juga: Angin Puting Beliung di Alun-alun Jember. Tenda dan Baliho Berterbangan
"Ternyata bisa berbuah 4 tandan. Tau-tau sudah ramai saja di Facebook ada yang unggah pisang ini ke medsos," papar pria yang bekerja di sektor perbankan itu.
Kendati pisang barlin miliknya unik, Jainuri mempersilahkan tetangga maupun pembantunya mengonsumsi pisang tersebut ketika sudah matang.
Di belakang rumah Jainuri tampak hamparan lahan cukup luas yang ia tanami pisang, pepaya hingga kelapa. Dirinya juga memeliharan ayam kampung
Baca juga: Tingkatkan Presisi Dalam Pelaksanaan Tusi, Kanwil Kemenkumham Jatim Gelar Pelatihan Menembak
"Monggo (silakan) saja yang mau tunasnya untuk ditanam kembali," tuturnya santai.
Sementara Kepala Bidang Holtikultura Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, Hendra menuturkan fenomena yang terjadi di pohon pisang barlin milik Jainuri karena faktor genetik.
"Kami akan mengecek ke lokasi pisang tersebut. Kami juga berencana memperbanyak pisang tersebut lantaran dapat berbuah banyak," jelas Hendra.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews klik : Tribun Jatim Timur
(Erwin Wicaksono/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Pisang-barlin-4-tandan.jpg)