Kasad ke Banyuwangi
Kagumi Pembangunan Banyuwangi, Kasad: Luar Biasa Pesat Perkembangannya
Kasad Jenderal Dudung menyebut, pembangunan di Banyuwangi berjalan pesat sejak sekitar 13 tahun terakhir.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kepala Staf Angkat Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku kagum dengan perkembangan Kabupaten Banyuwangi saat mengunjungi wilayah tersebut, Rabu (23/8/2023).
Dudung menyebut, pembangunan di Banyuwangi berjalan pesat sejak sekitar 13 tahun terakhir.
"Banyuwangi luar biasa pesat pembangunannya. Saya monitor terus," kata Dudung, ketika berada di Kampung Pancasila, Desa Patemon, Kecamatan Blimbingsari.
Baca juga: Viral Sosok Pejabat PDAM Cianjur Pamer Uang, Ngaku Bukan Hasil Korupsi, Videonya Menghilang
Kunjungan Dudung ke Banyuwangi bukan kali pertama. Saat masih berpangkat Brigadir Jenderal, ia juga pernah mengunjungi Banyuwangi.
Saat itu, Dudung meniliki sistem penerapan teknologi di Banyuwangi untuk berbagai sektor. Mulai dari pertanian hingga pembangunan masyarakat.
"Waktu masih bintang satu, saya ke sini melihat bagaimana sistem IT (diterapkan) dalam pengendalian masalah pertanian dan pembangunan," tambah dia.
Baca juga: Jadwal Cincinnati Vs Inter Miami di Semifinal Piala AS Terbuka, Potensi Lionel Messi Catat Rekor
Dudung juga kagum dengan keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP adalah gedung pelayanan publik pertama di Indonesia yang diresmikan tahun 2017.
MPP menjadi pusat terintegrasi bagi 233 layanan dari 24 instansi pemerintah.
"Gedung itu bisa menyelesaikan semua urusan, sehingga banyak dicontoh oleh kabupaten lainnya," ucap Dudung.
Terakhir, Dudung memuji upaya Pemkab Banyuwangi dalam mengentaskan kemiskinan. Menurut dia, angka kemiskinan di Banyuwangi sangat rendah.
Sekadar informasi, ekonomi di Kabupaten Banyuwangi berhasil reborn setelah dihantam dampak pandemi Covid-19.
Baca juga: Penuhi Ragam Kebutuhan Furniture dan Gaya Hidup Bersama INFORMA Galaxy Mall Surabaya
Sempat terkontraksi hingga 3,58 persen, ekonomi Kabupaten Banyuwangi berhasil tumbuh hingga 4,08 persen pada 2021.
Kabupaten Banyuwangi juga berhasil mencatatkan diri sebagai wilayah dengan peningkatan kemiskinan terendah di Jawa Timur pada 2021. Yakni hanya 0,01 persen atau dari 8,06 persen pada 2020 menjadi 8,07 persen pada 2021.
Pendapatan per kapita pada 2021 juga naik dari sebelumnya 47,57 juta per orang per tahun menjadi 49,99 juta per orang per tahun.
Selain itu, Kabupaten Banyuwangi juga menjadi daerah dengan indeks inovasi daerah tertinggi di Indonesia dengan skor 84,19.
Kabupaten Banyuwangi juga berhasil mencatatkan hattrick Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) Award.
"Ini harus dipertahankan. Dan ini semua berkat keterlibatan seluruh masyarakat Banyuwangi yang begitu penuh kesadaran untuk membangun wilayahnya," tutur Dudung.
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Kasad-Jenderal-Dudung-saat-berada-di-Kampung-Pancasila.jpg)