Pemulangan TKI
TKI Ilegal Asal Jember Jadi Korban Tabrak Lari di Malaysia
Lilis Indrawati (35), seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mengalami kecelakaan di Malaysia telah pulang ke Jember
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Lilis Indrawati (35), seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mengalami kecelakaan di Malaysia, telah pulang di Desa Karanganyar Kecamatan Ambulu, Jember, Jumat (1/2/2024) sekitar Pukul 23.00 WIB.
Kepulangan TKI Ilegal tersebut diantarkan oleh tim Uya Kuya bersama sejumlah kader Partai Amanat Nasional (PAN). Perempuan itu mengalami patah tulang usai jadi korban tabrak lari di daerah Klang Kuala Lumpur Malaysia.
Terlihat, kedatangan TKI itu disambut puluhan warga yang sudah menunggu di rumah keluarganya yang berada di RT 01 RW 19 Dusun Sentong Desa Karanganyar Kecamatan Ambulu.
Sumarno, ayah Lilis mengatakan, putrinya jadi korban kecelakaan lalu lintas di Malaysia pada 11 Desember 2023. Katanya, ditabrak sepeda motor.
"Saat itu mau menyeberang jalan, tiba-tiba ditabrak sepeda motor sampai dua kali," ujarnya, Sabtu (2/3/2024).
Menurutnya, putrinya itu sudah 20 bulan bekerja di Negeri Jiran sebagai asisten rumah tangga.
Namun karena berangkatnya tidak melalui jalur resmi, sehingga saat menjadi korban tabrak lari, cukup repot proses pemulangannya ke tanah air.
"Alhamdullah berkat tim Uya Kuya dan Partai PAN, yang bisa menolong anak saya, bisa kembali ke rumah. Saya ucapkan terima kasih sebanyak banyaknya," kata Sumarno.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Jember Agus Khoironi mengatakan, setelah pihak keluarga melaporkan kabar kecelakaan TKI, pihaknya langsung meneruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.
"Kemudian sama Mas Uya Kuya diurus ke Malaysia, yang dibantu DPP PAN, melalui Erick Tohir," tanggapnya.
Agus menyatakan karena memang saat itu TKI ilegal ini sangat mengenaskan kondisinya.
"Dan untuk dipulangkan lewat jalur pemerintah juga agak susah. Akhirnya kami membantu untuk proses pemulangannya , hingga bisa disini kumpul keluarga," paparnya.
Atas kejadian ini, Agus meminta kepada warga agar tetap mengunakan jalur resmi jika mau bekerja di luar negeri, supaya bisa dipantau oleh pemerintah.
"Untuk lebih tertib mengurus berkas keberangkatan agar legal di luar negeri. Agar pemerintah bisa memantau," jlentrehnya.
Baca juga: Ayah dan Anak Balitanya Terserempet KA Arjonegoro di Lamongan
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/TKI-terluka-pulang-ke-rumah.jpg)