Banjir Rob
Pantai Serang Blitar Ditutup Sementara untuk Pengunjung Usai Diterjang Banjir Rob
Tempat wisata Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, ditutup sementara untuk pengunjung akibat dampak cuaca buruk
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BLITAR - Tempat wisata Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, ditutup sementara untuk pengunjung akibat dampak cuaca buruk angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan ini.
Cuaca buruk angin kencang dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kembali banjir rob di Pantai Serang.
Seperti diketahui, pada Rabu (13/3/2024) lalu, banjir rob sempat menerjang Pantai Serang dan mengakibatkan sejumlah warung di lokasi rusak.
"Mulai kemarin (Jumat), Pantai Serang ditutup sementara untuk pengunjung," kata Kepala Desa Serang, Dwi Handoko Pawiro, Sabtu (16/3/2024).
Handoko mengatakan keputusan pengelola menutup sementara Pantai Serang juga demi keselamatan para pengunjung.
Sebab, ketika terjadi cuaca buruk angin kencang, gelombang laut di Pantai Serang tinggi. Banjir rob juga sempat menerjang Pantai Serang.
Akibat diterjang banjir rob, kata Handoko, sebanyak 17 warung rusak dan 2 gazebo roboh. Sejak kemarin, warga mulai memperbaiki warung yang rusak diterjang banjir rob.
Saat ini, menurutnya, gelombang air laut di Pantai Serang sudah berangsur-angsur kembali normal.
"Kami belum tahu kapan Pantai Serang dibuka kembali untuk pengunjung. Kami menunggu kondisi cuaca membaik. Sekarang warga juga masih bersih-bersih dan memperbaiki warung yang rusak terkena banjir rob," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah warung rusak diterjang banjir rob di Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Rabu (13/3/2024).
Beberapa bangunan warung di pinggir pantai hanyut terbawa gelombang tinggi air laut di Pantai Serang.
"Peristiwa banjir rob di Pantai Serang terjadi pagi. Angin pantai sangat kencang dan menimbulkan gelombang tinggi air laut," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto.
Baca juga: Selama Ramadan, Kru Kapal Ini Bagikan Takjil Gratis Ke Penumpang di Lintas Ketapang-Gilimanuk
Dikatakannya, cuaca ekstrem angin kencang diperkirakan terjadi mulai 12 Maret 2024 sampai 18 Maret 2024.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Samsul Hadi/TribunJatimTimur.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.