Kamis, 9 April 2026

Berita Surabaya

Diskotek Ibiza Surabaya Digrebek, 7 Orang Diamankan

Mereka diamankan karena urinenya terdeteksi mengandung zat amfetamin, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih insentif.

Penulis: Toni Hermawan | Editor: Haorrahman
TribunJatim-Timur.com/Toni Hermawan
Kondisi tempat hiburan Ibiza setelah dirazia. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Polrestabes Surabaya razia di tempat-tempat hiburan malam secara acak, Minggu dini hari (5/4/2024). Salah satunya diskotek Ibiza, di Ruko Andika Plaza, Jalan Simpang Dukuh, Surabaya. Kabarnya saat itu pengunjung dan pegawai tempat hiburan malam tersebut diminta polisi menjalani tes urine di tempat.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi menjelaskan, dari kegiatan tes urine dadakan itu ada 7 orang yang diamankan.

Rinciannya empat di antaranya perempuan, sedangkan tiga orang lainnya adalah laki-laki.

Kabarnya mereka diamankan karena urinenya terdeteksi mengandung zat amfetamin, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih insentif lagi oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

"Masih dalam pemeriksaan," ujar Haryoko.

Baca juga: PPP Buka Peluang Gabung Koalisi Gerindra di Pilkada Lumajang

Pak Mad, salah seorang juru parkir Ruko Andika Plaza menceritakan kejadian penggrebekan itu berlangsung sekira pukul 02.00 WIB.

Menurutnya itu adalah operasi gabungan karena jumlah polisi yang menyasar ke lokasi ada puluhan.

Polisi saling berbagi tugas. Ada yang masuk melakukan razia, ada juga yang mengepung tiga akses masuk keluar tempat hiburan yang tak jauh dari Gedung Grahadi itu.

"Kalau kata anak-anak yang nongkrong di warung dekat lokasi sekitar, ada banyak yang diamankan polisi. Satu perempuan LC (Ladies Campanion), yang banyak diamankan itu tamu-tamu," terangnya.

Baca juga: 8 Eks Persib Bandung Gagal Selamatkan Tim Baru dari Degradasi, 1 Nama Kans Ikut Turun Kasta

Razia berlangsung kurang lebih selama satu jam. Kira-kira pukul 3.00 selesai. Polisi langsung meninggal lokasi. Setelah polisi pergi, tempat wisata malam itu kembali beroperasi.

"Sampai pukul setengah lima suara musik masih terdengar," ungkapnya.

Manajemen Diskotek Ibiza, Wahyu Tri Hartanto tak menampik tentang razia tersebut. Ia mengaku pada hari itu sedang berada di Bali. Dia mengetahui adanya penggerebekan setelah mendapat kabar dari rekan kerjanya.

"Aku lagi repot Ibiza malah digoyang," ucapnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Toni Hermawan/TribunJatimTimur.com)

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved