Ijazah Palsu Kang Giri
Jelang Pilkada Kasus Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Kembali Mencuat, Kini Dilaporkan ke Bareskrim
Sejumlah orang dari Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri, Senin (3/6/2024).
TRIBUNJATIMTIMUR.COM. PONOROGO - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko kembali digoyang isu ijazah palsu. Ini setelah sejumlah orang dari Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri, Senin (3/6/2024).
Kedatangan FKMS ke Bareskrim Polri untuk mengadukan kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Mereka yang datang ke Bareskrim Polri menganggap kasus yang ditangani oleh Polda Jatim dianggap mandek atau jalan di tempat.
“Saya pernah dilaporkan ke Polda (Polda Jatim) dugaan ijazah palsu,” ungkap Kang Giri setelah acara penyerahan petikan SK Bupati tentang pemindahan dan penugasan ASN Guru dan Kepala Sekolah, Selasa (4/6/2024).
Saat itu, kata dia, telah diperiksa. Menurutnya tidak sekedar diperiksa saja, namun pihak kampus, rektor, dan alumni juga telah memeriksa.
“Saya diperiksa pihak kampus, rektor, alumni komplit,” kata Kang Giri.
Baca juga: Atlet Binaan MMT Raih Prestasi Dalam Even Internasional
Sekarang kembali muncul dimana ada yang mendesak Bareskrim. Padahal menurutnya, kasus dugaan ijazah palau telah usai.
Kang Giri menambahkan sudah ada bukti. Bahwa dirinya tidak memalsukan ijazah.
Bahkan sudah ada surat pembuktian dari Polda Jatim. Terkait tuduhan memalsukan ijazah dipastikan tidak benar.
"Ada suratnya (pembuktian), ridak terbukti ada pirana. biar saja nanti diurus pihak kampus. Aku tak fokus kerja saja," imbuh Giri.
Baca juga: Tangkap Copet di Arena Konser Musik, Polisi Temukan Puluhan Handphone
Disinggung apakah ada kaitannya dengan Pilkada 2024? Dia mengaku berpikir positif. Dia mengajak semua pihak berkontestasi yang bijak dan dewasa.
“Ayo pamer karya, peradaban, pembangunan teladan track record konsep kedepan. Agar kualitas pilkada bisa lebih baik,” tambahnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Pramita Kusumaningrum/TribunJatimTimur.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.