Sabtu, 25 April 2026

Berita Bondowoso

Kembangkan Keterampilan, Napi Lapas Bondowoso Buat 1.000 Besek Tape Tiap Bulan

Warga binaan Lembaha Pemasyarakatan (Lapas) Bondowoso rupanya memproduksi besek tape singkong, bahkan bisa Capai 1.000 besek per bulan

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
Napi Lapas Bondowoso membuat besek tape dari anyaman bambu 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Warga binaan Lembaha Pemasyarakatan (Lapas) Bondowoso rupanya memproduksi besek tape. Besek, merupakan kotak makanan yang terbuat dari anyaman bambu. Dan Bondowoso dikenal sebagai sentra tape singkong di Jawa Timur.

Karena itulah, Lapas Bondowoso membekali warga binaan dengan keterampilan membuat besek tape. Seperti  yang terlihat dilakukan oleh sejumlah narapidana Lapas Bondowoso pada Selasa (20/8/2024).

Para warga binaan itu nampak menganyam bambu yang sudah terbelah tipis, dibentuk menjadi besek. Hasil kerajinan tangan ini nantinya dijadikan wadah tape khas Bondowoso.

"Besek tape yang terbuat dari anyaman bambu, merupakan kemasan khas untuk produk tape yang menjadi ikon Kabupaten Bondowoso yang dikenal luas sebagai Kota Tape," kata Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Lapas Bondowoso, Denny Duwi Jaya.

Menurutnya, pada warga binaan membuat wadah tape dari anyaman bambu secara bergantian. Sebab mereka ditargetkan bisa menghasilkan 1.000 produk, hingga 25 September 2024.

"Target 1.000 besek tape kami telah menyelesaikan 40 buah. Kemarin, produksi sempat terhenti karena kegiatan HUT RI. Namun mulai hari ini kami akan mengejar ketertinggalan agar pesanan ini dapat diselesaikan tepat waktu," ungkap Denny.

Hasil produksi warga binaan ini, kata Denny, akan dikirimkan kepada pihak eksternal Lapas Bondowoso. Sebab pengusaha ini butuh 1.000 besek tape setiap bulan.

"Dengan adanya kerjasama ini, warga binaan dapat terus produktif dan memiliki keterampilan baru agar berkontribusi dalam melestarikan tradisi lokal," ulasnya.

Baca juga: Ribuan Anak Muda Banyuwangi Berbusana Etnik Nusantara Ramaikan Karnaval Kemerdekaan 

Denny ingin para warga binaan ini memiliki kepercayaan diri dan keterampilan setelah bebas dari masa hukuman di Lapas Bondowoso, agar mudah diterima oleh masyarakat.

"Kami juga berupaya untuk membangun kembali rasa percaya diri dan memberikan mereka peluang untuk berkontribusi positif setelah masa tahanan berakhir," ucapnya.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved