Selasa, 21 April 2026

Berita Lumajang

Gerbas Tani Kembali Digelar, Pj Bupati Lumajang Harap Pendapatan Petani Meningkat

Gerakan Belanja Sayuran di Lahan Petani atau Gerbas Tani kembali digelar di Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Erwin Wicaksono
Kemeriahan Gerbas Tani di lahan pertanian Desa Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Kamis (19/9/2024). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Gerakan Belanja Sayuran di Lahan Petani atau Gerbas Tani kembali digelar di Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Kamis (19/9/2024).

Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni mengatakan Gerbas Tani dihelat selama tiga hari. Yakni sejak 19 hingga 21 September 2024.

Pasar dadakan tersebut digelar atas inisiasi Pemerintah Desa Kedungrejo yang didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Secara konsep Gerbas Tani menghadirkan transaksi yang saling menguntungkan antara pembeli daj petani

Para pembeli akan mendapatkan harga yang terjangkau dari petani karena tidak melalui pihak pengepul atau tengkulak.

Baca juga: PJ Bupati Pasuruan Komitmen Perbanyak Bansos Program RTLH dan Jamban Sehat Pasuruan

Produk hasil pertanian juga dijamin segar lantaran langsung dipanen dari lahan petani.

Di sisi lain, petani juga mendapatkan harga yang tinggi karena pembeli merupakan konsumen langsung.

"Bisa jadi pembelajaran bagi petani dalam beragribisnis dan menjadikan desa agrowisata. Bukan hanya ada kebun sayur saja, namun dengan adanya keindahan kebun bunga ini juga nantinya bisa menjadi pupuk pestisida," ujar Indah usai memetik hasil panen sayuran di kebun petani.

Indah menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga meluncurkan solusi pengadaan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah pertanian.

Solusi tersebut bertajuk PA_LOSEMERU, kepanjangan dari Paket Lumajang Organik Solutif Efektif Murah Efisien Ramah Lingkungan dan Unggul.

“Semoga dengan adanya PA_LOSEMERU ini dapat memberikan solusi dari mahalnya harga pupuk kimia dan juga untuk mengembalikan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian,” jelas Indah.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved