Kamis, 30 April 2026

Berita Bondowoso

Bondowoso Belum Punya Motif Batik Khas, Disparbudpora Akan Daftarkan ke HKI

Bondowoso belum memiliki motif batik resmi ciri khas Kabupaten itu meskipun perajin kerap mengangkat kearifan lokal dalam motif batik karya mereka

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
Perajin batik Bondowoso sedang melakukan proses pewarnaan dengan cara mencanting 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Meski di Bondowoso terdapat sejumlah perajin batik yang kerap membuat berbagai motif yang mengangkat kearifan lokal. Namun ternyata, motif-motif tersebut belum resmi disebut sebagai ciri khas batik Bondowoso. Sebut saja motif daun singkong, kopi, blue fire, dan lainnya.

Sebab, hingga saat ini Pemkab Bondowoso belum membuat legal formal terkait motif manakah yang menjadi khas Bumi Ki Ronggo ini.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Moelyadi, saat kegiatan peringatan Hari Batik Nasional, di  Kantor Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) pada Rabu (2/10/2024) malam.

“Kita kan belum mempunyai ciri khas batik Bondowoso,” ungkapnya dalam acara dialog bertema “Aroma Kopi, Sehelai Batik”.

Untuk itulah, pihaknya akan membuat lomba design motif batik yang rencananya akan diselenggarakan pada saat Festival Batik dan Kopi Nusantara, pada 25-27 Oktober 2024.

Moelyadi menjelaskan telah disepakati oleh Disparbudpora bersama para perajin batik bahwa juara satu dari lomba tersebut akan dijadikan sebagai ciri khas batik Bondowoso.

Bahkan, motif batik yang telah menjadi juara itu akan ditindaklanjuti melalui Perda dan Perbup. Untuk kemudian akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual batik Bondowoso.

“Kalau sekarang apa yang mau diajukan (HKI, red) lah kita belum punya motif yang resmi batik Bondowoso,” tuturnya.

Ia menerangkan nantinya salah satu persyaratan dalam lomba design ini yakni harus bermuatan kearifan lokal. Seperti Bondowoso Republik Kopi, Ijen Geopark, tape sebagai makan khas Bondowoso, atau Singo Ulung.

Baca juga: Honda Fastipark Jember 2024 Digelar, Pembukaan Dimeriahkan Talent JFC

Untuk informasi, peringatan Hari Batik Nasional di Bondowoso telah diselenggarakan dengan berbagai kegiatan oleh perajin batik berkolaborasi dengan PHIG, Disparbupora.

Salah satunya yakni ratusan pelajar diajak mencolet motif batik di kain sepanjang 40 meter minggu kemarin. Kemudian, di puncak Hari Batik Nasional 2 Oktober, dilaksanakan kegiatan dialog bersama  perajin batik  Bondowoso dari berbagai wilayah.


 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved