Kamis, 11 Juni 2026

Berita Probolinggo

Hujan Deras, Jembatan Penghubung Dua Desa di Probolinggo Terputus 

Untuk sementara, warga menggunakan bambu dari ujung ke ujung jembatan agar bisa dilintasi.

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur/istimewa
Kondisi jembatan penghubung 2 desa di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang putus setelah diterjang banjir, pada Senin (30/12/2024) sore. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Jembatan penghubung dua desa di dua kecamatan, di Kabupaten Probolinggo putus setelah diterjang banjir. 

Untuk sementara, warga menggunakan bambu dari ujung ke ujung jembatan agar bisa dilintasi.

Jembatan yang putus itu merupakan akses dua desa, yakni Desa Sumber Bendo, Kecamatan Sumberasih dan Desa Sumberejo, Kecamatan Tongas. Jembatan itu diketahui terputus setelah hujan deras pada Senin (30/12/2024) sore.

Putusnya jembatan itu membuat aktivitas warga yang hendak ke sawah maupun ke pasar ataupun berpergian ke daerah lain terganggu. Warga berinisiatif memasang jembatan bambu agar bisa dilintasi meskipun dengan berjalan kaki.

Baca juga: Kampung Durian Jember Diserbu Pengunjung di Libur Tahun Baru 2025

Ayami, salah seorang warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas mengatakan, jembatan dengan panjang 10 meter yang terputus merupakan akses satu-satunya bagi dua desa itu. 

"Sudah dua hari aktivitas kami terganggu karena jembatan ini putus, jadi sambil menunggu untuk perbaikan solusinya hanya dengan dipasangkan bambu," kata Ayami, Rabu (1/1/2025).

Sementara Eko, salah satu tokoh masyarakat Desa Sumber Bendo, Kecamatan Sumberasih mengatakan, perwakilan Pemkab Probolinggo sudah datang dan melakukan survey jembatan penghubung tersebut.

Baca juga: Santer Dikaitkan dengan Chelsea, Bintang Muda Ipswich Town Buka Suara, Potensi The Blues Tertutup?

Namun, menurut Eko, masih belum diketahui kapan dan pastinya dilakukan perbaikan jembatan, meski dari pihak Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mensurvey.

"Maka dari itu, pemerintah di dua desa dan warga sepakat untuk sementara dikasih bambu, sambil lalu menunggu perbaikan. Kalau harapan kami semua, ya pembangunan jembatan baru," ungkap Eko.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved