Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bondowoso

Pj Bupati Bondowoso Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis Kodim 0822

Pemkab Bondowoso meninjau  satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dibuat oleh Kodim 0822 di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangestu
Kepala dapur SPPG di Bondowoso saat memaparkan kesiapan dapur di hadapan Pj Bupati Bondowoso, dan Kodim 0822 Bondowoso 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pemkab Bondowoso meninjau  satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dibuat oleh Kodim 0822 di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.

SPPG dari Kodim ini menjadi satu-satunya  dapur untuk memasak makan bergizi yang sudah memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN), di Bondowoso hingga sekarang.

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Tanggung Biaya Santri Korban Pengeroyokan Selama di Rumah Sakit

Peninjauan dipimpin langsung oleh Pj Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, dan Plh Sekda Haeriyah Yuliati, Kamis (2/1/2025).

Ia menerangkan, sampai hari ini belum ada petunjuk teknis pelaksanaan makan bergizi yang terkait tugas pemerintah daerah.

Namun demikian karena ini menjadi program nasional. Pihaknya akan melakukan pencermatan dan menginvertarisir di SPPG ini sebagai antisipasi apa saja yang ada kaitannya dengan Pemda.

"Kita juga setelah ini akan membuat skema antisipatif. Karena memang belum ada petunjukknya," ujar pria yang kini juga menjabat Kepala Dispora Bondowoso.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dilaporkan Hilang Usai Diajak Orang Tak Dikenal, Pelajar Ditemukan Tewas

Namun begitu dari sisi anggaran, kata Hadi, pihaknya sudah menyiapkan di anggaran biaya tak terduga (BTT).

"Kita menyiapkan di BTT. Itu pun tak ada arahan secara detail," ujarnya.

Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, mengatakan, untuk satu dapur SPPG ini berkapasitas memasak bagi 3.000 siswa .

Sementara siswa sasaran makan bergizi se kabupaten Bondowoso sekitar 20 ribuan siswa mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Artinya, diperlukan lebih dari satu SPPG.

"Secara matematis, satu dapur untuk kapasitas 3 ribuan. Tinggal kita bagi," ujarnya.

Baca juga: Prediksi Skor dan Prediksi Susunan Pemain Inter Milan Vs Atalanta di Supercoppa Italiana 2024

Ia menerangkan untuk satu dapur sendiri diperlukan sekitar 50an karyawan. Dengan begini, kegiatan makan bergizi ini juga bisa membuka lapangan kerja.

Sementara terkait bahan, kata Yani, diutamakan dari Bondowoso sebagaimana penekanan dari pemerintah.

Untuk distribusi, nantinya di satu dapur akan mendapatkan dua kendaraan dari BGN. Dengan pecara persyaratan pendistribusian, dari SPPG ke sekolah-sekolah maksimal 4 kilometer.

"Harapannya makanan itu sampai di lokasi masih fresh," terangnya.

Sementara untuk pelaksanaanya sendiri masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

(Sinca Ari Pangistu/TribunJatimTimur.com) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved