Kamis, 11 Juni 2026

Tinjau Ulang Karyawisata

Dewan Pendidikan Jatim Minta Program Karyawisata Ditinjau Ulang

Dewan Pendidikan menyoroti bahwa selama ini outing class belum diaudit secara komprehensif, termasuk kualitas kendaraan dan keselamatan peserta.

Tayang:
Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur/sulvi sofiana
SUKO WIDODO : Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga sekaligus anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur menyarankan agar program study tour dan karyawisata atau outing class ditinjau ulang setelah insiden yang menewaskan empat pelajar SMP Negeri 7 Kota Mojokerto akibat terseret ombak di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SurabayaDewan Pendidikan Jawa Timur meminta program study tour dan karyawisata atau outing class ditinjau ulang setelah insiden yang menewaskan empat pelajar SMP Negeri 7 Kota Mojokerto akibat terseret ombak di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta.

Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Suko Widodo, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan menekankan pentingnya evaluasi terhadap kegiatan karyawisata, terutama dalam aspek keamanan dan perencanaan. 

Ia menyoroti bahwa selama ini outing class belum diaudit secara komprehensif, termasuk kualitas kendaraan dan keselamatan peserta.

Baca juga: Membahayakan, Penyangga Jembatan Satu-Satunya ke Kawasan Industri Maritim Bangkalan Sudah Keropos

"Pengawasan terhadap kegiatan karyawisata harus lebih ketat. Semua tahapan harus jelas, siswa harus disiapkan, dan pendamping harus memiliki keahlian yang sesuai. Jika guru pendamping tidak paham tentang laut, maka harus ada tenaga profesional yang mendampingi," ujar pria yang juga dosen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga ini, Minggu (2/2/2025).

Ia juga menegaskan bahwa outing class seharusnya tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga harus memberikan edukasi serta pengalaman lingkungan yang aman.

"Untuk mengurangi risiko, sekolah memanfaatkan objek wisata edukatif yang lebih dekat, khususnya di wilayah Jawa Timur,"lanjutnya.

Baca juga: Opsi Lain Pengganti Ondrej Kudela, Carlos Pena Bisa Bawa Bintang Eks Didikan ke Persija

Menurutnya sebelum perjalanan dilakukan, perencanaan harus diaudit secara matang oleh pihak terkait agar izin dapat dikeluarkan berdasarkan kelayakan kegiatan tersebut. 

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan memastikan bahwa karyawisata di masa depan benar-benar memperhatikan aspek keselamatan serta fasilitas yang memadai.

Dalam kejadian di Pantai Drini, sebanyak 13 siswa SMPN 7 Kota Mojokerto terseret ombak pada Selasa (28/1). Sembilan siswa berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang meninggal dunia adalah Malven Yusuf Adh Dhuqa (13), Alfian Aditya Pratama (13), Rifky Yoeda Pratama (13), dan Bayhaki Faqtyansah (13).

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Sulvi Sofiana/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved