Keracunan di Ponorogo
Kesaksian Anak Pekerja Ponpes di Belang Ponorogo, Turut Keracunan Sampai Dirawat di Rumah Sakit
Kondisi salah satu korban keracunan massal di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Elsa Fitria masih terlihat lemas di sebuah rumah sakit
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PONOROGO - Kondisi salah satu korban keracunan massal di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Elsa Fitria masih terlihat lemas.
Elsa merupakan warga Desa Belang Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo.
Remaja berusia 15 tahun ini merupakan salah satu korban keracunan massal yang masih dirawat di rumah sakit. Ibu Elsa, Tumirah merupakan pekerja di salah satu Ponpes di Desa Belang Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Jatim.
Elsa dirawat di ruang Multazam, Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA), Jalan dr Sutomo Ponorogo. “Sudah membaik kalau sekarang. Lemasnya sudah berkurang,” ungkap Elsa, Senin (3/2/2025).
Dia kemudian berkisah, pada Kamis (30/1/2025) malam, Tumirah (ibu Elsa) membawa sate gulai kambing dari Ponpes. Saat itu memberikan kepada keluarganya dan dimakan untuk makan malam bersama.
Setelah makan, Jumat (31/1/2025) pagi dia mengalami kedinginan, panas tinggi sampai mengigau. Elsa juga merasa pusing, mual hingga dia diare.
“Habis makan sate gulai yang dibawa ibu (Tumirah) dari pondok. Ibu kan kerja disana, jadi itu dibawa pulang, terus waktu itu satu keluarga makan,” katanya.
Baca juga: 14 Truk Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Ruang Server dan Arsip Dishub Jatim
Dia mengaku, satu keluarganya keracunan semua. Namun kakak dan adik ibunya tidak parah. Sehingga tidak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Ada yang rawat inap. Tetapi empat orang dibawa ke rumah sakit. Empat orang itu saya, bapak, ibu dan keponakan,” tambah Elsa ketika dikonfirmasi.
Saat ini, jelas dia, yang belum diperbolehkan pulang oleh dokter adalah dirinya dan bapaknya.
Elsa mengaku, saat makan hidangan memang merasa agak berbeda dengan biasanya. “Ya pokoknya biasa saja. Biasanya kan alot ya, itu empuk rasanya juga hambar,” terangnya.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengaku mengusut kasus keracunan massal yang dialami oleh 46 warga Desa Bondrang Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Jatim dan 22 santri serta pengasuh salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Desa Belang Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Jatim.
Saat ini ada puluhan saksi diperiksa oleh korps bhayangkara. “41 saksi kami periksa termasuk pemilik katering. Karena penyedia katering sate gulai di tempat sama,” tambahnya.
Baca juga: Banjir Bandang Kembali Terjang Bondowoso, 6 Rumah Rusak dan 1 Motor Terseret Air
Mereka yang keracunan dari Desa Bondrang dan Belang mengalami keluhan mual, muntah, pusing dan diare setelah menyantap sate gulai kambing, Kamis (30/1/2025) malam.
Untuk warga Desa Bondrang Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Jatim menyantap sate gulai kambing acara acara dzikir fida’ di rumah Miswaji warga RT 01 RW 01 Dukuh Tengah, Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo Jatim pada Kamis (30/1/2025) malam.
Sedangkan santri dan pengasuh makan berbuka puasa dengan menu yang sama dengan, sate dan gulai kambing. Puluhan orang mengeluh mual, muntah, pusing dan diare pada Jumat (31/1/2025) pagi.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
keracunan massal
Keracunan
Gulai kambing
sate
Kabupaten Ponorogo
Jawa Timur
Kapolres Ponorogo
Ponorogo
TribunJatimTimur.com
Update Keracunan Massal di Ponorogo, Polisi Sebut Ada Kandungan Bakteri di Makanan |
![]() |
---|
Keracunan di Desa Bondrang dan Belang Ponorogo, Polisi Sebut Katering Sate Gulai Sama |
![]() |
---|
46 Warga Ponorogo Diduga Keracunan Hidangan Selamatan, Tuan Rumah Sebut Menu Pesan Katering |
![]() |
---|
46 Warga Bondrang Ponorogo Diduga Keracunan Menu Selamatan, Satu Orang Meninggal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.