Kamis, 11 Juni 2026

Banjir Situbondo

Banjir Susulan Terjadi di Situbondo, Warga Dua Desa Panik

Warga dua desa di dua kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kembali panik akibat banjir susulan melanda kemarin petang

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
BANJIR SUSULAN - warga Dusun Merakan Timur, Desa Sumberpinang, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo,  mulai panik setelah air sungai mulai menggenangi dan masuk ke rumah warga. Warga menyelematkan dan mengevakuasi diri ke rumah saudaranya. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Warga dua desa di dua kecamatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kembali panik, Selasa (4/2/2025) petang, sekitar Pukul 18.00 WiB.

Kepanikan warga itu setelah air sungai Kali Melati mulai meluber dan menaiki rumah warga di Dusun Merakan Timur Desa Sumberpinang, dan Dusun Meranggi Desa Mlandingan Kulon. 

Para warga berlarian untuk mengungsi ke rumah saudaranya yang aman dari banjir tersebut.

Salah seorang warga Arief Yuda mengatakan, banjir susulan ini disebabkan luberan air sungai mulai menggenangi pemukiman warga.

Banjir susulan  itu, kata Arif, membuat warga ketakutan, karena kawatir banjir yang terjadi semakin besar dari sebelumnya.

"Makanya warga yang berlarian," ujarnya.

Meski air yang masuk tidak terlalu tinggi, lanjutnya, namun banjir yang mengenangi jalan dan halaman para warga cukup tinggi.

"Air yang masuk rumah masih sekitar 20 sentimeter, tapi banji di jalan mencapai 50 hingga 60 sentimeter," katanya.

Baca juga: Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran Hotel di Turkiye Diulangkan ke Banyuwangi

Selain itu, derasnya curah hujan juga kembali menyebabkan banjir di Kecamatan Kendit. Bahkan, luapan air sungai  kembali membanjir jalan desa, tepatnya di depan Mapolsek Kendit.

Tak hanya itu,  banjir juga menyebabkan kemacetan arus kendaraan di jalur Pantura, tepatnya di wilayah Kecamatan Mlandingan.

Namun banjir dan terjadinya kemacetan itu dibantah Kapolsek Mlandingan, AKP Subaidi saat dihubungi, Rabu (05/02/2025).

Menurutnya, selama ini tidak ada kemacetan arus lalu lintas di jalur wilayah Mlandingan, namun video yang menyebar itu kejadian yang lama.

"Tadi malam tidak ada kemacetan, justru yang ada kemacetan di Pasir Putih karena ada longsor di Kembang Sambi," ujarnya.

Mantan Kapolsek Suboh menerangkan, genangan banjir hanya terjadi di Dusun Meranggi, Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan.

"Jadi hanya genangan air saja, sedangkan di jalur Pantura sejal tadi malam sampai saat ini aman tidak ada kemacetan," pungkasnya. 


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved