Kamis, 11 Juni 2026

Berita Probolinggo

Tersangkut ke Perangkap Ikan, Nelayan di Probolinggo Tewas Tenggelam

Warga pesisir di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, digegerkan dengan ditemukannya seorang nelayan yang meninggal dunia di laut

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Polairud Polres Probolinggo
NELAYAN TENGGELAM: Jenazah Muzanni setelah dievakuasi, pada Sabtu (22/2/2025). Korban ditemukan meninggal dunia setelah tersangkut alat tangkap ikannya sendiri di perairan Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PROBOLINGGO - Warga pesisir di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, digegerkan dengan ditemukannya seorang nelayan yang meninggal dunia di laut saat mencari ikan, Sabtu (22/2/2025).

Korban diketahui bernama Muzanni (53) warga Dusun Sentong, RT 021 RW 005, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Korban meninggal dunia saat mencari ikan dengan menggunakan bubu atau perangkap Ikan tradisional

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana mengatakan, jika dari hasil keterangan beberapa saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban berangkat mencari ikan pada Jumat (21/2/2025) sore.

"Korban ditemukan meninggal dunia oleh nelayan lainnya yang melihat perahu milik korban sudah tidak ada orangnya. Dari temuan itu, kemudian nelayan atas nama Abdul Hasan melapor," kata AKP Wayan.

Mendapati laporan ditemukan kapal warna biru tak ada orangnya, lanjut AKP Wayan, pihaknya bersama nelayan setempat langsung mencari keberadaan korban. Sekitar pukul 6.30 WIB, pencarian membuahkan hasil.

Baca juga: Pasca Dicuri, Dua Peternak Bondowoso Terima Sapinya Kembali dari Polres

"Korban kami temukan tenggelam tersangkut di alat perangkap ikan atau bubu miliknya sendiri dan sudah tidak bernyawa lagi. Korban lalu kami bawa langsung ke rumah duka," ungkap AKP Wayan.

Dari musibah ini, menurut AKP Wayan, keluarga korban sudah ikhlas menganggapnya kecelakaan, terlebih di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan sehingga membuat pernyataan tidak akan menuntut.

"Dugaan sementara korban tersangka ke bubu miliknya sendiri saat memasangnya. Setelah kami evakuasi, jenazah korban juga langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan," pungkasnya.


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved