Berita Pasuruan
Wali Murid SDN Jeladri I Pasuruan Bersyukur Anak-Anak Bisa Kembali Sekolah
Sebelumnya siswa SDN Jeladri I terpaksa belajar di rumah warga karena sekolah mereka tidak dapat digunakan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Para wali murid SDN Jeladri I mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, setelah anak-anak mereka akhirnya bisa kembali bersekolah di tempat yang semestinya.
Sebelumnya siswa SDN Jeladri I terpaksa belajar di rumah warga karena sekolah mereka tidak dapat digunakan. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan bagi para wali murid.
Ama salah satu orang tua siswa. Ia mengaku sedih melihat anaknya berangkat dengan niat sekolah, tetapi kenyataannya hanya bisa belajar di ruang tamu rumah warga.
"Ya namanya anak-anak, kasihan juga. Mereka berangkat seperti biasa, tetapi faktanya tidak bisa sekolah dengan layak. Mereka hanya menumpang di rumah warga," ungkap Ama.
Baca juga: Selangkah Lebih Unggul Dibanding 3 Raksasa, Inter Milan Tak Mau Sesumbar Lolos ke 8 Besar UCL
Setelah pemerintah daerah memberikan solusi, Ama merasa lega dan bersyukur karena anak-anak akhirnya bisa kembali bersekolah di tempat yang seharusnya.
"Kami sangat senang karena akhirnya anak-anak bisa kembali belajar di lingkungan sekolah. Sebelumnya, mereka sempat berpindah tempat dua kali. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," tambahnya.
Senada dengan Ama, Ifawati, wali murid lainnya, menilai bahwa kondisi belajar di rumah warga tidak ideal bagi anak-anak maupun pemilik rumah.
"Belajar di rumah warga tidak nyaman. Anak-anak kurang fokus, dan pemilik rumah juga merasa terganggu. Jadi, keputusan Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan masalah ini sangat tepat," jelas Ifawati.
Ia juga mengaku sempat pasrah jika harus memindahkan anaknya ke sekolah lain akibat ketidakpastian situasi. Namun, berkat perhatian dari pemerintah daerah, hal itu tidak perlu terjadi.
Baca juga: Persib Bandung Gigit Jari? 1 Bintang yang Sempat Umbar Kode Beri Bantahan, 10 Pemain Kans Hengkang
"Alhamdulillah, anak-anak tetap bisa sekolah di tempat yang aman dan nyaman. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati atas solusi yang diberikan," ujarnya.
Sementara itu, Busyro, siswa kelas III SDN Jeladri I, mengungkapkan kegembiraannya setelah bisa kembali belajar di ruang kelas yang lebih luas.
"Saya senang karena bisa bermain lagi dengan teman-teman di ruangan yang lebih besar. Kalau belajar di rumah warga, tempatnya sempit. Selain itu, jaraknya juga lebih jauh dari rumah saya," kata Busyro.
Dengan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah, para wali murid berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, sehingga anak-anak bisa terus mendapatkan pendidikan yang layak di lingkungan sekolah yang sesuai.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
| Masuk Program Prioritas, Pemkab Pasuruan Mulai Bangun Klinik Kesehatan Pondok Pesantren |
|
|---|
| Diduga Ada Rangkap Jabatan di PCNU Bangil, Gus Najib Kirim Laporan ke PBNU |
|
|---|
| Truk Seruduk 5 Kendaraan yang Antre di Simpang Tiga Pandaan Pasuruan, 6 Orang Terluka |
|
|---|
| Presiden Rombak Pimpinan BGN, Bupati Pasuruan Nilai Langkah Tepat Perbaiki Program MBG |
|
|---|
| SATRIA Pasuruan Laporkan Akun Facebook yang Diduga Hina Presiden dan Partai Gerindra ke Polda Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Bupati-Pasuruan-Rusdi-Sutejo-SDN-Jeladri-I-pasuruann.jpg)