Senin, 27 April 2026

Berita Jember

Pemkab Jember Alokasikan 160 Miliar Cover BPJS Kesehatan Warga Miskin

Cakupan BPJS Kesehatan untuk warga miskin yang sebelumnya 300.000 orang kini meningkat menjadi 900.000 orang tahun ini.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
PENGOBATAN GRATIS: Bupati Jember Muhammad Fawait. Dia kesehatan gratis bagi masyarakat di seluruh Faskes Indonesia. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER- Pemkab Jember menganggarkan Rp 160 Miliar untuk Mengcover BPJS Kesehatan warga miskin. Cakupan BPJS Kesehatan untuk warga miskin yang sebelumnya 300.000 orang kini meningkat menjadi 900.000 orang. 

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, guna wujudkan Universal Health Coverage (UHC).

"Tidak boleh ada warga Jember yang sakit karena tidak dapat pelayanan kesehatan," ujarnya, Rabu (26/3/2025

Gus Fawait mengatakan anggaran tersebut merupakan hasil efisiensi anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemkab Jember, akan dialihkan untuk iuran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu.

"Seperti anggaran perjalanan dinas kami kurangi 50 persen, anggaran acara seremonial kami kurang 50 persen, serta program yang tidak penting. Anggaran itu kami alihkan untuk program pengobatan gratis atau UHC," ucapnya.

Dia mengaku memang agak sulit awalnya untuk meyakinkan BPJS Kesehatan untuk program ini, karena Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Jember 2025 belum disahkan.

"Tetapi kami setelah diplomasi dengan BPJS Kesehatan, baik di level Kabupaten, Provinsi atau pusat. Kami yakinkan BPJS, Jember akan tuntaskan (tanggungan iuran) selama 12 bulan, sehingga anggaran kami tarik agar bisa bertahan hingga P-APBD," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jember dr Hendro Soelistijono menambahkan ada hampir 900 ribu orang miskin telah didaftarkan, dan (iuran) mereka dibayari oleh pemerintah.

"Sebelumnya hanya mengcover iuran BPJS Kesehatan untuk 300 ribu orang miskin. Namun sekarang jumlahnya meningkat menjadi 900 ribuan," katanya.

"Rp 160 miliar itu sampai pertengahan tahun. Untuk sisanya akan dialokasikan dari P-APBD, karena Bupati sudah siapkan anggaran dari hasil efisiensi anggaran," ucapnya.

(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved