Mudik Lebaran 2025
70.000 Kendaraan Lintasi Tol Waru - Juanda, Kemacetan Akses Hingga 1 Kilometer
Sekitar 70.000 kendaraan memadati ruas Tol Waru-Juanda pada H-4 Lebaran 2025, dan menjadi puncak kepadatan di Ttol dalam kota di Surabaya
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA - Sekitar 70.000 kendaraan memadati ruas Tol Waru - Juanda pada H-4 Lebaran 2025, Kamis (27/3/2025).
Ini adalah puncak kepadatan kendaraan di tol dalam kota di Surabaya ini.
Seperti diprediksi sebelumnya, puncak kepadatan kendaraan tol dalam kota itu akan terjadi pada H-4 Lebaran 2025, bukan menjelang hari H.
Sebab H-5 adalah hari terakhir masuk kerja. Pantauan di lokasi, kepadatan kendaraan itu sudah terlihat dari antrean yang memanjang.
Selepas pukul 15.00, arus lalu lintas menuju gerbang Menanggal di Tol Waru - Juanda sudah terpantau ramai.
Tidak sampai setengah jam berikutnya, antrean makin memanjang. Kondisi itu makin padat dan tersendat saat menjelang buka puasa. Diperkirakan antrean memanjang hingga 1 KM.
Pantauan di lokasi, ujung antrean mobil mulai pembatas di Menanggal hingga gerbang tol.
"Kami prediksi jumlah kendaraan bisa lebih dari 70.000 kendaran," kata Manajer Operasional Tol Waru Juanda Arif Fatoni kepada Tribunnetwork, Kamis (27/3/2025).
Baca juga: Seorang Remaja di Tulungagung Terkena Ledakan Petasan, Alami Luka Bakar Serius di Wajah dan Lengan
Ruas tol milik swasta PT Citra Margatama Surabaya (CMS) itu membentang sekitar 12 KM. Ruas tol ini menghubungkan langsung pintu gerbang Bandara Juanda dan beberapa daerah di Surabaya Timur.
Diakui Arif, lonjakan kendaraan di ruas jalan tol dalam kota itu naik sangatsiginifikan.
Kepadatan kendaraan hampir semua didominasi kendaraan pribadi. Tanda-tanda lonjakan kendaraan itu terjadi mulai siang.
Puncaknya terjadi mulai pukul 16.00 hingga pukul 19.00. Arif menyebut total kendaraan yang melintas Tol Waru Juanda pada puncak mudik kali ini minimal bisa menyentuh 70.000 kendaraan. Akan melampaui tahun lalu sebanyak 77.000 kendaraan.
"Berbeda dengan tol trans Jawa, Tol Waru Juanda didominasi pemudik yang hendak ke Bandara Juanda. Baik menjemput maupun mengantar," kata Arif.
Baca juga: Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik, Kapolres Probolinggo Berikan Imbauan
Untuk mengurai kepadatan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan, seluruh petugas dikerahkan. Termasuk petugas polisi PJR. Mengarahkan jalur longgar. Bahkan petugas juga membantu jika ada kendala saat taping.
Termasuk taping di lintasan dengan bantuan alat mobile reader. Yakni peralatan pembayaran dengan uang elektronik yang bisa dibawa kemana-mana, tanpa kabel.
Dengan begitu bisa menekan antrean dan volume kendaraan di gerbang tol.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
| Mudik Lebaran 2025, Waspadai Hujan dan Kabut di Jalur Gumitir Jember |
|
|---|
| Arus Mudik H-3 Lebaran 2025, Jalur Piket Nol Lumajang Terpantau Masih Lengang |
|
|---|
| Puncak Arus Mudik Lebaran 2025, PT KAI Daop 9 Jember Catat Lonjakan Penumpang |
|
|---|
| Jumlah Pemudik dari Bali ke Jawa Naik 73 Persen, ASDP Sebut Sebagian Besar Sudah Mudik |
|
|---|
| BREAKING NEWS 371 Ribu Pemudik Tinggalkan Bali pada Mudik Lebaran 2025, Lewat Pelabuhan Ketapang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Arus-mudik-di-Tol-waru-Surabaya.jpg)