Berita Kediri
Belajar Rakit Petasan dari Facebook, Empat Pelajar di Kediri Diamankan Polisi
Keempat pelajar berinisial A (16), M (12), R (15), dan F (13) diamankan setelah polisi menemukan bahan peledak di rumah salah satu dari mereka.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Kediri – Polsek Wates, Polres Kediri, menangkap empat pelajar terkait aktivitas pembuatan petasan di Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Keempat pelajar berinisial A (16), M (12), R (15), dan F (13) diamankan setelah polisi menemukan bahan peledak di rumah salah satu dari mereka, Sabtu (29/3/2025).
Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di rumah M. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
"Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.30 WIB terkait dugaan pembuatan petasan di rumah salah satu pelajar. Setelah melakukan pengecekan di lokasi, kami menemukan berbagai bahan yang digunakan untuk merakit petasan," ujar AKP Agus, Minggu (30/3/2025).
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah bahan peledak seperti serbuk KCLO3, Sodium Benzoate, Sulfur, serta 23 selongsong petasan rakitan berbagai ukuran dan tujuh tabung mercon spiritus.
Dari hasil pemeriksaan, para pelajar tersebut mengaku mendapatkan bahan-bahan tersebut melalui platform belanja online dan mempelajari cara merakitnya dari tutorial di media sosial.
Baca juga: Pelajar 13 Tahun di Kediri Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Mercon
"Mereka memperoleh informasi dari internet dan mencoba meraciknya sendiri tanpa memahami bahaya yang mengintai," kata Agus.
Menindaklanjuti temuan ini, pihak kepolisian memberikan pembinaan kepada keempat pelajar dengan melibatkan orang tua dan perangkat desa. Mereka juga diberikan sosialisasi mengenai bahaya bahan peledak serta konsekuensi hukum dari perbuatan mereka.
"Kami memberikan edukasi kepada mereka mengenai risiko serius dari pembuatan dan penggunaan petasan ilegal. Selain itu, mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut," jelasnya.
Baca juga: Liga Italia Serie A 2024 Udinese Vs Inter Milan: Prediksi, Head to Head, Link Live Streaming
Keempat pelajar tersebut menyatakan penyesalan atas tindakan mereka dan menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua, perangkat desa, serta pihak kepolisian.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Wates akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja serta mengadakan sosialisasi mengenai bahaya bahan peledak dan penggunaan internet secara bertanggung jawab.
"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak dalam mengakses informasi di dunia maya," tambah AKP Agus.
(Isya Anshori/TribunJatimTimur.com)
| Dari Kediri ke Tingkat Nasional, SMAN 8 Kota Kediri dan SMPN 1 Ngunut Angkat Trofi di Piala by.U |
|
|---|
| Miras Oplosan Saat Nonton Sound Horeg Tewaskan Tiga Warga Kediri, Polisi Tunggu Hasil Uji Forensik |
|
|---|
| Buka Prodi Baru, UT Malang Gandeng Disdik Kota Kediri untuk Upgrading Kualitas Guru PAUD, SD, PKBM |
|
|---|
| Harga Kebutuhan Pokok di Kota Kediri Relatif Stabil Namun Cabai Masih Mahal |
|
|---|
| Viral Jambret Terekam CCTV di Kediri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Empat-pelajar-mercon-kaliwates-Kediri.jpg)