Haji 2025
Pemerintah Arab Setujui Permintaan Tambahan Petugas Haji Indonesia
Pemerintah Arab Saudi menyetujui permintaan Kementrian Agama Indonesia untuk penambahan kuota petugas haji 2025.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi menyetujui permintaan Kementrian Agama Indonesia untuk penambahan kuota petugas haji 2025. Jumlahnya jadi dua kali lipat dari sebelumnya.
Indonesia awalnya menerima alokasi kuota petugas haji sebesar 1 persen dari total kuota jemaah haji 2025. Atau 2.210 orang petugas dari total jemaah 221.000.
Setelah pengajuan penambahan ini, Infonesia mendapat mi alokasi tambahan sebesar 1 persen lagi, atau 2.210. Artinya, jumlah petugas haji menjadi 4.420 orang untuk musim haji 2025.
"Alhamdulillah, permintaan kita sudah dipenuhi Arab Saudi. Tambahan kuota petugas haji sudah masuk e-Hajj. Ini akan kita optimalkan untuk memberikan layanan terbaik ke jemaah haji," kata Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Minggu (13/4/2025).
Baca juga: Liga Inggris 2024 Chelsea Vs Ipswich Town: Prediksi, Head to Head, Link Live Streaming
Menurutnya, sejak awal, Kemenag menyampaikan ke Arab Saudi bahwa tambahan petugas ini sangat penting. Sebab, mereka juga akan memberikan layanan dan membantu jemaah. Hal itu akan ikut membantu petugas Saudi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji.
"Secara psikologis, ini juga akan memudahkan jemaah karena tidak terkendala masalah komunikasi dan perbedaan budaya," ujar Menag.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menambahkan, pihaknya akan segera mendistribusikan tambahan kuota petugas haji ini pada pos-pos layanan yang dibutuhkan.
Sebagai contoh, sementara ini, petugas yang menyertai jemaah dalam penerbangan (kelompok terbang atau kloter) baru teralokasikan tiga orang per kloter. Padahal biasanya lima orang.
"Petugas kloter tentu akan kita tambah. Demikian juga untuk petugas non kloter, baik untuk layanan bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi di Arab Saudi, dan layanan lainnya," jelas Hilman yang saat ini sedang berada di Arab Saudi.
Baca juga: Tensi Panas Jelang Inter Milan Vs Bayern Munchen, Pelatih Nerazzurri Balas Serangan 2 Sosok Penting
Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah mengumumkan hasil seleksi petugas berdasarkan kuota awal. Untuk proses bimbingan teknis (bimtek) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aeab Saudi akan dilakukan dari 14 - 20 April 2025.
"Petugas yang masuk kuota tambahan ini akan segera kita proses agar mereka juga bisa segera mengikuti Bimtek Petugas Haji," tandasnya.
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jemaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(M.Taufik/TribunJatimTimur.com)
| Masih Dirawat dan Satu Hilang, 7 Jemaah Haji Asal Jatim Belum Bisa Pulang dari Arab Saudi |
|
|---|
| Kloter 97 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Debarkasi Surabaya, 107 Orang Meninggal Selama Haji 2025 |
|
|---|
| Jemaah Haji NTT Senang Bisa Pulang Kampung, Akibat Bandara Tutup Tertahan 4 Hari di Surabaya |
|
|---|
| Bayi Jemaah Haji Haji Lumajang Belum Bisa Pulang ke Tanah Air, Masih Pemantauan di RS Mekkah |
|
|---|
| Lima Jemaah Haji 2025 Debarkasi Surabaya Meninggal di Pesawat, Berikut Rinciannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/PELUNASAN-BIPIH-kab-Pasuruan.jpg)