Senin, 27 April 2026

Berita Bondowoso

Ketua MPR RI Hadiri Silaturahmi Ulama di Bondowoso

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri silaturahmi dan halal bihalal bersama ratusan tokoh ulama Jawa Timur di Pondok Pesantren Al Islah Bondowoso

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Humas Ponpes Al Islah Bondowoso
KETUA MPR RI - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani (tengah) saat bertemu tokoh ulama se-Jawa Timur di Ponpes Al Islah, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Selasa (6/5/2025). Muzani mengatakan ulama punya peran penting dalam menjaga persatuan bangsa. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri silaturahmi dan halal bihalal bersama ratusan tokoh ulama Jawa Timur di Pondok Pesantren Al Islah, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur, pada Selasa (6/5/2025).

Dalam kesempatan itu, pria yang juga Sekjen DPP Gerindra tersebut, menegaskan ulama memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan. Karena, ulama dinilainya sebagai mata dan kata hati rakyat.

"Karena ulama adalah mata dan kata hati rakyat," ujarnya.

Untuk itulah, ulama adalah gelar yang penting bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Maka, peran ulama jangan dikesampingkan, utamanya dalam upaya memberi energi dan menyemengati rakyat.

Lebih-lebih, negara terus berupaya memperkuat rakyat secara ekonomi yang ujungnya bisa tercipta kemandirian kesehatan, dan ekonomi.

"Peran ulama jangan diksampingkan," tegasnya.

Pimpinan Ponpes Al Islah, KH Thoha Yusuf Zakaria, mengatakan, silaturahmi ratusan tokoh agama dan ulama ini merupakan bentuk memperkuat dukungan terhadap Asta Cita, kebijakan dan program Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca juga: Makin Unik, Petugas Damkar Banyuwangi Dapat Aduan Regulator Elpiji Rusak

Dukungan konkret yang sudah disampaikan yakni pendidikan. Salah satunya, yakni pendirian Direktorat Jenderal Ponpes dalam rangka mengayomi Pondok Pesantren.

"Ini akan menjadi hadiah Presiden RI pada komunitas pesantren," ujarnya.

Disinggung perbincangan antara tokoh agama dengan Ketua MPR RI. 

Kiai Toha menegaskan, tak ada perbincangan yang menyentil terkait isu yang dinilainya menyebabkan kegaduhan.

"Kami tak ingin masuk ke wilayah-wilayah yang menyebabkan konflik atau kegaduhan yang lebih besar. Karena kita menginginkan kedamaian. Indonesia yang sejahtera. Indonesia yang damai," pungkasnya.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved