Kamis, 7 Mei 2026

Angin Kencang, Penyebrangan Jawa-Bali Sempat Ditutup Lebih dari Sejam

Ditutupnya lintas penyebrangan yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana, Bali.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Istimewa
ANGIN KENCANG: Penyebrangan lintas Jawa-Bali sempat ditutup lebih dari sejam akibat angin kencang, Senin (26/5/2025). Ini merupakan kedua kalinya dalam sebulan pelabuhan ditutup akibat cuaca buruk. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Penyebrangan lintas Jawa-Bali sempat ditutup lebih dari sejam akibat angin kencang, Senin (26/5/2025). Ini merupakan kedua kalinya dalam sebulan pelabuhan ditutup akibat cuaca buruk.

Ditutupnya lintas penyebrangan yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana, Bali pada Senin dimulai pukul 14.00 hingga 15.15 WIB.

Kecepatan angin saat pelabuhan di tutup berada di kisaran 30-34 knot. Selain angin kencang, kondisi cuaca yang hujan juga menyebabkan jarak pandang terbatas.

Baca juga: Bus Trans Jatim Tambah Rute Baru Mojokerto-Porong, Perkuat Akses Kawasan Industri

Banyuwangi BPTD Kelas II Jatim Bayu Kusumo Nugroho mengatakan, penutupan penyebrangan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang. 

Setelah kondisi penyebrangan dinyatakan aman, pihaknya langsung membuka kembali salah satu lintasan penyebrangan terpadat di Indonesia itu.

Selama penyebrangan ditutup, kapal-kapal yang melayani lintasan tersebut berhenti di dermaga. Beruntung, penutupan lintasan tak membuat kepadatan yang terlalu di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Baca juga: Jaga-jaga Ditinggal Pelatih, Inter Milan dan Napoli Kans Adu Sikut Demi Gaet Eks Juventus

Terpidah, Prakirawan BMKG Banyuwangi Rizky P Hartiwi mengstakan, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk 26 hingga 29 Mei.

Gelombang laut dengan ketinggian antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan wilayah Banyuwangi, termasuk Selat Bali.

"Kapal fery perlu waspada dengan kecepatan angin yang lebih dari 21 knot," kata dia.

Selain di penyebrangan, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat waspada ketika beraktivitas di laut. Terutama bagi nelayan di wilayah perairan Banyuwangi. BMKG, kata dia, akan memperbarui setiap informasi ihwal cuaca kepada masyarakat. (fla)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved