Rabu, 6 Mei 2026

Berita Surabaya

Pansus RPJMD DPRD Kota Surabaya Usulkan Helikopter Ambulans, Seberapa Penting

anggota Pansus RPJMD DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong untuk direalisasikannya helikopter ambulans

Tayang:
Penulis: Faiq Nuraini | Editor: Sri Wahyunik
Surya / Faiq Nuraini
BAKTIONO - Anggota Pansus RPJMD DPRD Kota Surabaya Baktiono. Dia mendorong direalisasikannya helikopter ambulans di Kota Surabaya. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM,  SURABAYA - Anggota Pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP, Baktiono menyampaikan ide progresif. 

Dia mendorong untuk direalisasikannya helikopter ambulans.

Hal itu mengemuka saat Pansus RPJMD DPRD Kota Surabaya membahas masa depan tiga Rumah Sakit milik Pemerintah kota Surabaya. Yakni RSUD Soewandhie,  RSUD Bakti Dharma Husada (BDH) dan RSUD Eka Chandra Rini.

Dalam pengembangan ke depan, keberadaan RSUD harus menjadi yang terbaik. Misalnya RSUD BDH mulai 2024 sampai 2029 akan dibangun 12 lantai.

Kendala yang ada saat ini bahwa RSUD tersebut masih tipe B. Artinya untuk penyakit kategori berat tidak bisa ditangani.

RSUD di wilayah Surabaya Barat itu tidak bisa menangani sehinggaharus dirujuk ke rumah sakit yang lebih tinggi tipenya.

Salah satunya bisa ke RSUD Soewandhie  yang tipenya lebih tinggi. Yakni tipe B plus dan rumah sakit pendidikan.

Bisa juga dirujuk ke Rumah Sakit Haji dan RSAL hingga ke RSU Dokter Sutomo. Ketiga RS ini sudah tipe A.

Fasilitas mereka lebih lengkap. Begitu juga  paramedisnya. RS tipe A mengatasi penyakit-penyakit kategori berat. Keberadaan rumah-rumah sakit ini relatif berada di tengah kota.

Baca juga: Libur Tahun Baru Islam, Pengunjung Wisata Dusun Kuliner Kota Batu Tembus 2.000 Orang

Dalam keadaan darurat, rumah sakit yang berada di wilayah Surabaya Barat seperti RSUD BDH akan kesulitan mengirim pasien ke rumah sakit yang ada di tengah kota.

Begitu juga RSUD yang berada di Surabaya Timur. Semua terkendala jarak dan juga kemacetan arus lalu lintas yang semakin hari semakin padat.

Surabaya Barat ke tengah kota bisa memakan waktu dua jam. Oleh karena itu dalam rancangan pembangunan dan pengembangan Rumah Sakit Pemerintah Kota Surabaya, perlu terobosan.

"Kami mengusulkan harus ada Helikopter yang bisa digunakan untuk ambulans. Artinya juga harus ada tempat pendaratan helikopter," kata Batktono, Sabtu (28/6/2025).

Helikopter ambulans ini bermanfaat untuk mengangkut pasien dari RSUD BDH atau rumah sakit yang di wilayah Surabaya Barat ke rumah sakit yang ada di tengah kota yang tipenya lebih tinggi.

Dengan  memakai Helikopter untuk ambulans hanya memakan waktu paling lama 10 menit dan pasien mudah serta gampang untuk pertolongannya. Terutama saat gawat darurat.

Terkait dengan anggaran pembelian helikopter, Pansus RPJMD 2025 - 2029 sudah menghitung  dan pemerintah kota Surabaya mempunyai kemampuan untuk membeli helikopter ambulans yang harganya kurang lebih Rp 23,5 miliar.

Oleh karena itu di setiap rumah sakit yang ada di Pemerintah Kota Surabaya yakni RSUD Soewandhie, RSUD Eka Chandra Rini serta RSUD BDH segera bisa dibangun helipad. Bisa di atas gedung atau di halaman untuk pendaratan helikopter ambulans

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved