Rabu, 15 April 2026

Koperasi Merah Putih

219 Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan Terbentuk di Bondowoso

219 Koperasi Merah Putih telah dibentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Humas Prokopim Pemkab Bondowoso
KOPERASI - Sejumlah petugas Koperasi Merah Putih (KMP) saat menerima secara simbolis surat keputusan badan hukum dari Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, Senin (21/7/2025). Peluncuran dan peresmuan KMP serentak dilakuk Pendapa Kabupaten Bondowoso. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - 219 Koperasi Merah Putih telah dibentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Semuanya telah terbit surat keputusan badan hukum. Rinciannya 209 desa dan 10 kelurahan.

Menurut Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, pembentukan koperasi merah putih ini diawali dengan pelaksaaan musyawarah desa khusus. Di Bondowoso semuanya tuntas dilaksanakan pada 28 Mei 2025.

Selanjutnya, dilakukan proses penyusunan dokumen pendirian koperasi pengesahan akta pendirian oleh notaris dan penerbitan surat keputusan badan hukum dari Kementerian hukum dan HAM Republik Indonesia.

"Barulah dibentuk satuan tugas penyelenggaraan koperasi desa kelurahan merah putih di Kabupaten Bondowoso melalui keputusan Bupati Bondowoso, " terangnya usai peresmian Koperasi Merah Putih serentak di Pendapa Kabupaten, Senin (21/7/2025).

Satuan tugas ini tidak hanya bertugas dalam tahapan pembentukan. Tapi juga akan terus melaksanakan dan berperan dalam pembinaan pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi.

"Agar koperasi benar-benar menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa dan kelurahan secara berkelanjutan," terangnya.

Baca juga: Satlantas Polres Situbondo Bersiap Jelang Penutupan Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menambahkan, di Kabupaten Bondowoso hari ini serentak dilaunching 219 koperasi merah putih sebagai bagian dari kontribusi terhadap gerakan nasional yang digagas oleh Presiden.

Kabupaten Bondowoso, kata Bupati Abdul Hami Wahid, memiliki kekayaan alam dan potensi pertanian yang luar biasa.

Jika koperasi dikelola berbasis data dan potensi lokal, koperasi merah putih bisa menjadi solusi nyata atas tantangan desa.

Seperti keterbatasan modal, rendahnya nilai tambah produk dan kesenjangan pendapatan.

Didukung SDM serta pemerintah dan pendamping profesional bupati yakin koperasi ini akan tumbuh sehat mandiri dan berkelanjutan.

"Ini adalah wujud persiapan dan kesiapan kita untuk menyambut masa depan ekonomi desa yang tangguh, inklusif dan berdaulat. Melalui Koperasi ini masyarakat desa akan memiliki akses terhadap modal usaha, pelatihan, serta jaringan distribusi dan pemasaran," pungkasnya.


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved