Senin, 27 April 2026

Berita Malang Raya

Polisi Beber Kronologi Pasutri Lawang Malang Tewas di Rumahnya

Pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di dalam rumah mereka di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Penulis: LuluulIsnainiyah | Editor: Sri Wahyunik
Surya Malang / Polsek Lawang
OLAH TKP: Pihak kepolisian Polres Malang melakukan olah TKP di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, kemarin Selasa (22/7/2025). Motif tewasnya pasutri di Lawang masih dalam penyidikan polisi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, MALANG - Pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di dalam rumah mereka di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (22/7/2025).

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi membeberkan kronologi peristiwa itu

Selasa (22/7/2025), sekitar Pukul 08.00 WIB warga desa Ketindan sempat digegerkan kabar meninggalnya pasutri bernama Arik Wicaksono (41) dan Iin Handayani (39). 

Keduanya ditemukan meninggal dengan keadaan mengenaskan. Iin ditemukan dalam kondisi luka tusukan di sebuah kamar.

Sementara itu, di kamar lain, Arik telah tewas dalam keadaan gantung diri.

Kini, pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Malang masih melakukan penyidikan terakit motif dibalik kematian dua pasutri yang memiliki dua putri ini.

Kapolsek Lawang, AKP M Lutfi menjelaskan kronologi kejadian ini bermula sejak kemarin Senin (21/7/2025) sekira pukul 17.00 WIB. Saat itu, Arik Wicaksono pulang ke rumah dari bekerja.

"Malam harinya terjadi pertengkaran antara Arik dengan istrinya Iin. Alasannya karena Arik mau meminjam motor tertapi tidak diperbolehkan oleh istrinya dikawatirkan tidak pulang," kata Lutfi.

Baca juga: Mayat Bayi Dibungkus Plastik Hebohkan Warga Desa Tamansari Situbondo

Selanjutnya, di hari kejadian Selasa (22/7/2025) sekira pukul 08.30 WIB, Iin Handayani pamit kepada ayahnya, Kasum untuk bekerja. Sehari-hari, Iin berjualan makanan di SDN Ketindan 3.

Setelah berpamitan, Iin masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil tas. Sedangkan Kasum langsung ke samping rumah untuk memberi pakan ayam. 

15 menit kemudian, Kasum masuk ke dalam rumah. Seketika ia mendengar suara rintihan dari Iin Handayani seperti kesakitan. Setelah dicek ternyata Iin ada di kamar anaknya dalam keadaan tertutup selimut.

"Korban Iin ada di dalam kamar tertutup selimut sebagian badannya. Ia terlihat bersimbah darah dan ada beberapa luka terbuka di badannya," jelasnya.

Selanjutnya, Kasum meminta pertolongan ke tetangga depan rumahnya sambil mencari Arik Wicaksono. Usai dicari, ternyata Arik ditemukan dalam keadaan tergantung di kamar belakang dengan seutas tali putih melilit di lehernya.

Sementara itu, Kasum bersama tetangga berupaya membawa Iin ke rumah sakit dengan kondisi kritis. Setelah dibawa ke RSUD Lawang, Iin dinyatakan meninggal dunia.

"Atas kejadian ini, keluarga melalui perangkat desa melaporkan ke Polsek Lawang. Kini kasusnya masih didalami penyidik," tukasnya.


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Sumber: Surya Malang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved