Jumat, 1 Mei 2026

Berita Surabaya

3.500 Mahasiswa Surabaya Akan Terima Uang Saku Rp 500 Ribu per Bulan

Sebanyak 3.500 mahasiswa dari keluarga kurang mampu akan menerima uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan, mulai awal Agustus 2025

Tayang:
Penulis: Faiq Nuraini | Editor: Haorrahman
Nuraini Faiq
BEASISWA PEMUDA TANGGUH - Kabid Pemuda Disbudporapar Surabaya Erringo Perkasa menjelaskan soal Beasiswa Pemuda Tangguh jenjang kuliah. Menurutnya, penerima Beasiswa Pemuda Tangguh di Surabaya, berhak atas UKT gratis, uang saku per bulan dan biaya penunjang kuliah per semester. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Surabaya - Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada ribuan mahasiswa melalui program Beasiswa Pemuda Tangguh. Sebanyak 3.500 mahasiswa dari keluarga kurang mampu akan menerima uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan, mulai awal Agustus 2025

Kepala Bidang Pemuda di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Erringo Perkasa, menjelaskan bantuan ini untuk mahasiswa yang telah terdaftar sebagai penerima Beasiswa Pemuda Tangguh.

“Uang saku ini semacam biaya hidup. Bagi yang kuliah di Surabaya bisa digunakan untuk transportasi pulang-pergi kampus. Sementara yang kuliah di luar Surabaya, bisa dimanfaatkan untuk biaya kos,” ujar Erringo, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Alejandro Garnacho Siap Gabung Chelsea, Raheem Sterling Potensi Dilepas ke Tim Liga Inggris Lain

Selain uang saku bulanan, penerima beasiswa juga mendapat manfaat lain, seperti pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan biaya penunjang kuliah sebesar Rp 750.000 per semester. 

Pembayaran UKT dilakukan langsung ke rekening perguruan tinggi masing-masing, sementara uang saku dan biaya penunjang ditransfer ke rekening mahasiswa.

“Pemkot akan terus memberikan yang terbaik. Semua dana dicairkan sesuai jadwal dan mekanisme yang berlaku,” tambah Erringo.

Baca juga: Tak Sabar Coba Trio Maut Baru, Cristian Chivu Ingin Inter Milan Segera Rekrut Ademola Lookman

Beasiswa ini terbuka untuk seluruh mahasiswa ber-KTP Surabaya, baik yang baru diterima maupun yang sudah menjalani masa studi (on going), asalkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. 

Di antaranya adalah berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.

Program ini sudah berlangsung selama beberapa tahun dan merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Surabaya dan 14 perguruan tinggi negeri (PTN). 

Baca juga: Sidak ke SDN Dabasah 1 Bondowoso, DPRD Temukan Dugaan Pungutan Rp 1,2 Juta per Siswa

Setiap tahunnya, kuota beasiswa mencapai sekitar 3.500 penerima. Saat ini, sebanyak 2.478 mahasiswa tercatat sebagai penerima aktif. Artinya, masih tersedia lebih dari 1.000 kuota tambahan untuk tahun 2025.

Erringo mengungkapkan Pemkot dan DPRD Surabaya tengah membahas rencana penambahan kuota untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa. 

Erringo mengingatkan beasiswa ini tidak bersifat mutlak selama masa kuliah. Mahasiswa penerima wajib mempertahankan prestasi mereka selama menempuh pendidikan. Jika tidak, hak mereka atas beasiswa bisa dicabut. Durasi beasiswa untuk jenjang S1 maksimal delapan semester.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved