Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Komunitas Pecinta Kereta Api Banyuwangi Gelar Kampanye Antikekerasan Seksual

Komunitas kereta api Banyuwangi gelar kampanye antikekerasan seksual, Pemkab dukung KAI wujudkan transportasi umum aman dan nyaman.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
ANTI PELECEHAN: Komunitas pencinta kereta api Osing Train Community (OTC) bersama KAI DAOP 9 Jember menggelar sarasehan dan kampanye antipelecehan seksual di kereta api di Stasiun Banyuwangi Kota, Rabu (3/9/2025). Pemkab Banyuwangi mendukung penuh berbagai upaya yang untuk menciptakan sarana transportasi umum yang nyaman dan aman. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Komunitas pecinta kereta api Osing Train Community (OTC) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember menggelar sarasehan dan kampanye antikekerasan seksual di Stasiun Banyuwangi Kota, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menciptakan transportasi umum yang lebih aman dan nyaman.

Acara tersebut menghadirkan para penggiat antikekerasan seksual dalam sesi talk show, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mencegah pelecehan di transportasi publik, khususnya kereta api.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas dan KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman.

"Selama ini kita melihat KAI sudah banyak melakukan transformasi pelayanan. KAI juga menjadi salah satu penyedia transportasi dengan pelayanan terbaik di Indonesia. Dengan adanya kegiatan hari ini, harapan kami bisa membantu KAI dalam meningkatkan pelayanan, khususnya dalam mencegah pelecehan seksual yang kerap terjadi di ruang publik," kata Ipuk.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Situbondo, Motor Ditabrak Truk Tronton, Dua Orang Tewas

Menurutnya, kasus kekerasan seksual di transportasi umum banyak menimpa perempuan dan anak-anak. 

Karena itu, kampanye yang diinisiasi oleh anak muda Banyuwangi ini diyakini mampu memperkuat gerakan antikekerasan seksual.

"Semoga ini bisa menjadi supporting system dan KAI juga mendengar harapan serta masukan dari komunitas pecinta kereta api ini," imbuhnya.

Ipuk menambahkan, kereta api merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Banyuwangi sekaligus penunjang pariwisata daerah.

"Maka semakin baik pelayanan kereta api, semakin puas juga masyarakat Banyuwangi. Saya tahu masyarakat Banyuwangi menjadikan kereta api sebagai transportasi andalan mereka," ujarnya.

Baca juga: Bupati dan Dewan Siap Perjuangkan Suara Mahasiswa, Apresiasi Aksi Demo Berjalan Damai dan Tertib

Sejalan dengan komitmen tersebut, KAI telah menyiapkan sejumlah langkah preventif. Salah satunya adalah fitur female seat map, yang memungkinkan penumpang perempuan memilih kursi bersebelahan dengan sesama perempuan.

"Ini adalah salah satu solusi untuk mencegah potensi pelecehan," jelas Ipuk.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menambahkan bahwa pihaknya juga memperketat pengawasan dengan menambah kamera CCTV di kereta, stasiun, dan ruang tunggu. Selain itu, disiapkan petugas keamanan khusus baik di dalam kereta maupun stasiun.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan potensi tindak pelecehan, segera melapor agar bisa langsung ditindaklanjuti," kata Cahyo.

Lebih lanjut, Cahyo menegaskan bahwa KAI bersikap tegas terhadap pelaku pelecehan seksual.

Baca juga: Mahasiswa Ajak Bupati dan Ketua DPRD Pasuruan Duduk Panas-panasan saat Sampaikan Kritik Tajam

"KAI tidak menoleransi berbagai bentuk pelecehan seksual. Pelaku akan dimasukkan ke dalam daftar hitam, sehingga tidak bisa lagi menggunakan layanan kereta api, bahkan seumur hidup," tegasnya.

Hingga saat ini, kata Cahyo, wilayah KAI Daop 9 Jember belum pernah mencatat adanya kasus pelecehan seksual di kereta api.

"Alhamdulillah, sampai hari ini belum ada kasus di Daop 9, dan semoga tidak akan pernah ada," tutupnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved