Minggu, 3 Mei 2026

Berita Banyuwangi

Simulasi Kebakaran Kapal di Selat Bali Diikuti Berbagai Unsur

Simulasi kebakaran kapal di Selat Bali digelar untuk kampanye keselamatan pelayaran dan Hari Perhubungan Nasional 2025.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
tribunjatimtimur/Aflahul Abidin
SIMULASI: Simulasi penanganan kebakaran kapal digelar di penyebrangan Selat Bali, Selasa (16/9/2025). Simulasi dalam rangka kampanye keselamatan penyebrangan dan peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September esok. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Simulasi penanganan kebakaran kapal digelar di perairan Selat Bali, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan pelayaran sekaligus memperingati Hari Perhubungan Nasional yang jatuh 17 September.

Simulasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI AL, Polairud, hingga perusahaan penyeberangan PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Baca juga: Jakmania Beri Reaksi Kejutan Usai Laga Persija Kontra Bali United, 1 Sosok Idola Sebabnya

Dalam peragaan tersebut, KM Wicitra Dharma II milik PT DLU diskenariokan terbakar akibat api yang muncul dari area parkir kendaraan. Kepulan asap hitam-oranye dibuat menyerupai kondisi nyata, yang kemudian merembet hingga ke bagian dek kapal.

Baca juga: Demi Gabung Persib Bandung, Eliano Reijnders Tolak Ajakan Eks Pelatih Merapat ke Bali United

Penumpang diperlihatkan harus melakukan evakuasi darurat dengan melompat ke laut menggunakan jaket pelampung. Sekoci dan perahu penyelamat dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan, sebelum kapal pemadam melakukan upaya pemadaman api.

Direktur KPLP, Hendri Ginting, mengatakan kampanye keselamatan pelayaran bertujuan meningkatkan kesadaran semua pihak akan pentingnya standar keselamatan di laut.

Baca juga: RS Bina Sehat Jember Siapkan Trauma Healing Korban Kecelakaan Bus Probolinggo

“Proses simulasi penting untuk melatih kemampuan seluruh pihak terkait dalam merespons berbagai macam insiden, baik kebakaran, tabrakan, maupun tenggelamnya kapal,” ujarnya.

Hendri menambahkan, latihan semacam ini sekaligus menunjukkan kesiapan berbagai instansi. 

“Ada teman-teman angkatan laut, Polairud, KPLP, Basarnas, dan lain-lain. Harapannya, penanganan cepat bisa dilakukan jika terjadi tragedi seperti tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Juli lalu,” katanya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved