Selasa, 9 Juni 2026

Berita Banyuwangi

Tanam 3.000 Mangrove dan Lepas 100 Tukik di Banyuwangi Jaga Ekosistem Laut

STP tanam 3.000 mangrove dan lepas 100 tukik di Banyuwangi untuk jaga pesisir dan ekosistem laut.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Aflahul Abidin
LINGKUNGAN: Penanaman mangrove dan pelepasan tukik di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini untuk mendukung pelestarian alam dan ekosistem laut. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Upaya pelestarian lingkungan laut terus diperkuat di Kabupaten Banyuwangi. PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan Japfa Group yang bergerak di bidang akuakultur, menanam 3.000 bibit mangrove dan melepasliarkan 100 ekor tukik atau anak penyu di kawasan pesisir setempat, Jumat (17/10/2025).

Penanaman mangrove dilakukan di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro, dan dilanjutkan dengan penyebaran bibit ke Pantai Rejo serta Pantai Cemara. 

Seluruh tukik dilepasliarkan di Pantai Cacalan pada hari yang sama sebagai bagian dari program konservasi laut berkelanjutan.

Baca juga: Dewan Dorong Pembentukan Perda Khusus Mengatur Batasan Sound Horeg

Sutrisman, Head of Unit Pabrik Pakan Ikan dan Udang PT Suri Tani Pemuka (STP), mengatakan kegiatan ini komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menerapkan praktik akuakultur berkelanjutan.

“Mangrove berperan penting sebagai pelindung alami garis pantai, penyerap karbon, sekaligus habitat bagi berbagai biota laut,” ujar Sutrisman.

STP secara rutin melaksanakan kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Selain melindungi pesisir dari abrasi, langkah ini juga mendukung keberlangsungan spesies laut yang kini mulai terancam punah.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga menginspirasi masyarakat dan pelaku usaha lain untuk ikut menjaga ekosistem laut,” tambahnya.

Baca juga: SubJktAdem, Rujak dan Ketoprak di Laga Persebaya vs Persija Simbol Persaudaraan Bonek dan Jakmania

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Anang Budi Wasono, Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi, mengatakan kegiatan ini positif bagi pelestarian lingkungan di tengah pesatnya pembangunan daerah.

“Pembangunan di Banyuwangi tidak akan optimal tanpa keterlibatan semua pihak. Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian alam,” kata Anang.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved