Berita Banyuwangi
Bupati Ipuk Dianugerahi Penghargaan Pembina K3 Terbaik Jawa Timur
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meraih penghargaan Pembina K3 Terbaik dari Gubernur Jawa Timur atas komitmen perlindungan keselamatan kerja.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meraih penghargaan Pembina K3 Terbaik tingkat Jatim
- Penghargaan diserahkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
- Banyuwangi dinilai konsisten membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat
- 20 perusahaan Banyuwangi menerima penghargaan Zero Accident
- Pemkab Banyuwangi terus memperkuat pembinaan dan pengawasan K3
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dianugerahi penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan diterima oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo. Penyerahan dilakukan dalam Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 di Stadion Utama Petrokimia Gresik GOR Tridharma, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026).
Bupati Ipuk menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemkab Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Baca juga: Ekspor Banyuwangi 2025 Tembus Rp 3,9 Triliun, Naik 18 Persen di Tengah Tekanan Global
“Penghargaan ini diberikan atas komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, khususnya bagi para pekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Banyuwangi,” ujar Ipuk.
Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada 20 perusahaan di Kabupaten Banyuwangi yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan kerja serta menerapkan standar K3 secara konsisten.
Selain itu, empat perusahaan lainnya di Banyuwangi turut menerima penghargaan atas keberhasilan mereka dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, serta penanganan tuberkulosis di lingkungan kerja.
Baca juga: Truk Muatan Buah Naga Tabrak Rumah di Banyuwangi, Sopir Tewas di Lokasi
Ipuk mengatakan. capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan para pekerja dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan K3 di Banyuwangi. Keselamatan dan kesehatan pekerja adalah fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tambahnya.
Baca juga: Banyuwangi Miliki Bank Sperma Ternak, Salah Satu dari Dua yang Ada di Jawa Timur
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, Abdul Latif, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap perusahaan bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Banyuwangi.
“Penerapan K3 yang baik tidak hanya menekan angka kecelakaan kerja, tetapi juga berdampak positif pada produktivitas dan kesejahteraan pekerja di Banyuwangi,” ujar Latif.
Pemkab Banyuwangi berkomitmen mendorong dunia usaha agar tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh tenaga kerja.
(TribunJatimTimur.com)
| KA Sangkuriang Segera Meluncur, Banyuwangi Kini Tersambung Langsung dengan Bandung |
|
|---|
| Miliki Peran Strategis, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Perkuat Jaringan |
|
|---|
| Dua Kasus Elpiji Oplosan di Banyuwangi Dibekuk, Salah Satu Tersangka Pemilik Pangkalan |
|
|---|
| 136 Meteran PUDAM Banyuwangi Hilang Dicolong, Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| Perhutani Banyuwangi Raya-Kejari Teken MoU Terkait Penangangan Hukum Pengelolaan Hutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/K3-Banyuwangi-penghargaan.jpg)