Rabu, 22 April 2026

Kecelakaan Banyuwangi

Bus dan Truk Adu Banteng di Wongsorejo, Sopir Truk Tewas

Kecelakaan bus dan truk di Wongsorejo Banyuwangi tewaskan sopir truk. Polisi duga akibat kurang hati-hati saat menyalip.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
ist/Polsek Wongsorejo
KECELAKAAN - Tabrakan antara truk Fuso dan bus di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (19/2/2026) pagi. Seorang tewas dalam Kecelakaan itu. 
Ringkasan Berita:
  • Bus dan truk bertabrakan di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi, Wongsorejo.
  • Sopir truk asal Bandung meninggal dunia di lokasi.
  • Kecelakaan terjadi saat bus menyalip kendaraan di tikungan.
  • Kerugian materiil diperkirakan Rp 25 juta.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di tikungan selatan toko DIY, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah bus dan truk yang bertabrakan dari arah berlawanan.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat adalah Bus Pringgondani Putra bernomor polisi K 7005 C dan truk Fuso bernomor polisi B 9347 UIP.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Puger–Gumukmas Jember, Dua Pemotor Tewas

“Korban meninggal adalah pengemudi truk atas nama Hanafi Yudistira, warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat,” ujar Eko.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, truk Fuso melaju dari arah selatan ke utara atau dari Banyuwangi menuju Situbondo. Sementara dari arah berlawanan, Bus Pringgondani Putra yang dikemudikan Sahur, warga Pemalang, melaju menuju Banyuwangi. Di dalam bus juga terdapat kernet bernama Aji, yang juga berasal dari Pemalang.

Baca juga: Drum Besi Penanda di Jembatan Sentong Bondowoso Diduga Makan Korban, Lansia Alami Kecelakaan Tunggal

Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan, bus diduga menyalip kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, truk melaju dari arah berlawanan dengan jarak yang sudah terlalu dekat.

“Dikarenakan jarak keduanya sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” jelas Eko.

Benturan keras mengakibatkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Kaca depan bus dan truk pecah, serta bodi kendaraan ringsek akibat benturan.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Banyuwangi–Jember, Penumpang Truk Terjepit Kabin

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk mengalami luka di bagian kepala kanan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi dan kernet bus selamat.

Polisi memperkirakan total kerugian materiil mencapai sekitar Rp 25 juta.

“Dugaan sementara penyebab kecelakaan diduga akibat kurang hati-hatinya pengemudi atau pengendara,” tutur Eko.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved