Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak hingga 70 Persen
Lonjakan harga emas membuat pembelian di Pegadaian Banyuwangi naik hingga 70 persen, sementara gadai emas juga meningkat jelang Lebaran.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Pembelian emas di Pegadaian Banyuwangi naik hingga 70 persen akibat lonjakan harga emas.
- Produk yang paling diminati meliputi pembelian emas langsung, tabungan emas, dan cicilan emas.
- Transaksi gadai emas juga meningkat sekitar 20 persen menjelang Lebaran 2026.
- Nilai taksiran emas di Pegadaian saat ini sekitar Rp 2,6 juta per gram.
- Outstanding pinjaman Pegadaian Banyuwangi meningkat hingga Rp 30 miliar.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Lonjakan harga emas dalam beberapa pekan terakhir memicu meningkatnya minat masyarakat Banyuwangi untuk membeli logam mulia. Transaksi pembelian emas di Pegadaian Banyuwangi tercatat melonjak hingga 70 persen.
Manager Bisnis Pegadaian Banyuwangi, Bagus Eka Prasetya, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari total penjualan emas dibandingkan periode sebelum harga emas naik.
“Sejak harganya naik, masyarakat mulai melihat emas ini potensial sebagai pelindung nilai,” kata Bagus, Jumat (6/3/2026).
Menurut Bagus, Pegadaian menawarkan beberapa produk pembelian emas yang diminati masyarakat. Tiga produk yang paling banyak dipilih warga Banyuwangi yakni pembelian emas langsung, tabungan emas, serta cicilan emas.
Baca juga: Napi Lapas Banyuwangi Tulis Al-Qur’an Raksasa Setinggi 1 Meter, Rampung dalam 10 Bulan
Minat masyarakat terhadap emas meningkat karena logam mulia dinilai sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, terutama ketika harga terus mengalami kenaikan.
Selain pembelian emas, Pegadaian Banyuwangi juga mencatat peningkatan transaksi gadai emas menjelang Lebaran 2026.
Bagus memperkirakan kenaikan transaksi gadai tersebut mencapai sekitar 20 persen dibandingkan bulan-bulan biasa.
“Untuk saat ini, nilai taksiran emas di Pegadaian berada di kisaran Rp 2,6 juta per gram,” ujarnya.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Banyuwangi Kamis 5 Maret 2026, Kapan Waktu Magrib dan Isya?
Perhiasan emas masih menjadi barang yang paling banyak digadaikan masyarakat. Selain itu, Pegadaian juga menerima barang elektronik sebagai jaminan pinjaman.
Menurut Bagus, sebagian besar masyarakat menggadaikan emas atau barang elektronik untuk memenuhi kebutuhan modal usaha.
Biasanya, barang yang digadaikan akan ditebus kembali menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Karena biasanya mereka ingin memakai (perhiasan) itu saat Hari Raya,” jelasnya.
Peningkatan transaksi gadai juga berdampak pada kenaikan outstanding pinjaman di Pegadaian Banyuwangi.
Menurut Bagus, outstanding pinjaman meningkat sekitar 17 persen. Jika dikonversikan dalam nilai rupiah, totalnya mencapai sekitar Rp 30 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/TABUNGAN-EMAS-Warga-menunjukkan-laman-tabungan-emas.jpg)