Jumat, 24 April 2026

Berita Banyuwangi

Stok Daging Sapi Banyuwangi Aman Jelang Lebaran Meski Permintaan Naik Dua Kali Lipat

Pemkab Banyuwangi pastikan stok daging sapi aman jelang Lebaran 2026. Populasi mencapai 100 ribu ekor meski harga mulai naik.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Aflahul Abidin
PENGECEKAN - Pengecekan daging sapi di Pasar Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (11/3/2026). Banyuwangi memastikan stok sapi aman. 
Ringkasan Berita:
  • Permintaan daging sapi di Banyuwangi melonjak dari rata-rata 30 ekor menjadi 60 ekor per hari menjelang Lebaran.
  • Dinas Pertanian dan Pangan memastikan stok aman karena populasi sapi pedaging mencapai 100.000 ekor.
  • Harga daging sapi di pasar saat ini berkisar antara Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram.
  • Hasil sidak di Pasar Blambangan dan pasar lainnya menunjukkan kualitas daging sapi dan ayam dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi memastikan ketersediaan daging sapi untuk kebutuhan Idul Fitri 2026 dalam posisi aman. Meski terjadi lonjakan permintaan di masyarakat, populasi ternak di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini dinilai masih sangat mencukupi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto, menjelaskan tren kenaikan permintaan mulai terlihat sejak memasuki pertengahan Ramadan. Jika pada hari biasa pemotongan sapi hanya berkisar di angka 20 hingga 30 ekor per hari, kini jumlahnya meningkat drastis.

"Kini bisa mencapai 60 ekor per hari," ungkap Danang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Blambangan, Rabu (11/03/2026) dini hari.

Baca juga: Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah dan Tumbangkan Belasan Pohon di Banyuwangi

Stok Melimpah

Meskipun permintaan naik dua kali lipat, Danang mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan. Hal ini didasarkan pada data populasi sapi pedaging di Banyuwangi yang saat ini menyentuh angka 100.000 ekor.

Kenaikan permintaan ini secara alami memengaruhi harga di pasar. Saat ini, harga daging sapi di tingkat pedagang berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kg, naik dari harga normal yang biasanya berada di angka Rp125.000 per kg.

Badrus, salah satu pedagang di Pasar Blambangan, mengakui adanya peningkatan volume penjualan. "Pada waktu biasa, saya menjual dua ekor sapi per hari. Sekarang bisa mencapai tiga ekor," katanya.

Baca juga: Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Dialihkan ke Angkutan Lebaran di Pelabuhan Jangkar

Selain memantau harga dan stok, Pemkab Banyuwangi melalui Bidang Kesehatan Hewan juga memastikan daging yang beredar di masyarakat memenuhi standar Asuh (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, Nanang Sugiharto, menyatakan bahwa timnya telah mengambil berbagai sampel daging sapi dan ayam untuk diuji secara laboratorium. Berdasarkan pemeriksaan fisik di lapangan, kualitas daging yang dijual terpantau sangat baik.

"Sidak dilakukan bukan hanya di Pasar Blambangan, tetapi juga di pasar-pasar lain di seluruh Banyuwangi oleh tim dari Dispertan," tambah Nanang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved