Berita Bondowoso
IPNU-IPPNU Bondowoso Desak Polisi Usut Tuntas Maraknya Curanmor
IPNU-IPPNU Bondowoso minta polisi bertindak tegas usai maraknya kasus curanmor yang meresahkan warga.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Bondowoso memicu desakan serius dari Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU). Kedua organisasi pelajar tersebut meminta Kapolres Bondowoso segera menurunkan tim khusus untuk menindak tegas para pelaku.
Ketua PC IPNU Bondowoso, Miftahur Rahman, mengatakan bahwa keresahan warga, khususnya pelajar, semakin meningkat karena sejumlah anggota IPNU-IPPNU juga menjadi korban.
Baca juga: 684 Penerima Bansos di Bondowoso Dinonaktifkan karena Terindikasi Judi Online
“Kami mendesak Kapolres Bondowoso untuk segera mengambil tindakan konkret dalam menekan angka curanmor,” katanya, Senin (22/9/2025).
Miftahur menjelaskan, sejumlah aksi pencurian motor bahkan terekam kamera CCTV, di mana pelaku nekat masuk ke area kantor lembaga. Kondisi ini menurutnya mengkhawatirkan dan menunjukkan lemahnya keamanan di wilayah tersebut.
Baca juga: 3 Pemuda Tertipu Janji Buka Usaha, Terlantar di Bondowoso hingga Ditangani Dinsos
Dua Kasus Curanmor di Kantor PCNU
Dalam tiga bulan terakhir, setidaknya dua motor milik anggota IPNU-IPPNU hilang di halaman kantor PCNU Bondowoso, Kelurahan Blindungan.
Kasus pertama terjadi pada Rabu (10/7/2025). Motor Honda CRF 150 merah-putih bernopol P 6746 AY raib saat diparkir. Laporan sudah disampaikan, tetapi pelaku belum terungkap.
Kasus kedua terjadi Minggu (21/9/2025). Motor Honda Scoopy warna krem-cokelat bernopol P 3763 BQ.
Baca juga: Motor Hilang Digondol saat Rakercab IPPNU di Kantor PCNU Bondowoso
Selain itu, pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 04.49 WIB, pencurian motor juga terjadi di sebuah perusahaan ekspedisi di Desa Tapen, Kecamatan Tapen. Kasus ini menambah panjang daftar korban curanmor di Bondowoso.
Menanggapi hal ini, Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Boby Dwi Siswanto, memastikan pihaknya tidak tinggal diam.
“Kita tindak lanjuti, sekarang sedang proses lidik,” ujarnya singkat.
(TribunJatimTimur.com)
| 2 Tahun Masuk DPO, Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bondowoso Tertangkap |
|
|---|
| Perbaikan Jembatan Garuda Perintis Sukowiryo Bondowoso, Dibangun Sejak 1880 dan Kini Diperbaiki TNI |
|
|---|
| Program Jembatan Garuda Perintis, Penghubung Desa di Bondowoso yang Ada Sejak 1880-an Kini Direnov |
|
|---|
| PAC PDIP di Seluruh Kabupaten Bondowoso Dilantik, 50 Persen Lebih Adalah Gen Z |
|
|---|
| Aksi Nyentrik Kepsek SMKN 3 Bondowoso Tiap Perpisahan Siswa, Pakai Baju Balap hingga Chef |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/CURANMOR-Tangkapan-layar-rekamann-CCTV.jpg)