Gempa Bondowoso
Gempa 2,3 SR dan Hujan Angin Landa Bondowoso, Dua Rumah Rusak
Gempa 2,3 SR dan hujan angin melanda Bondowoso. Dua rumah di Prajekan rusak, beberapa pohon tumbang di Botolinggo.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Gempa 2,3 SR mengguncang Bondowoso dengan pusat di timur kota, dekat Gunung Ijen.
- Hujan deras dan angin kencang melanda Kecamatan Botolinggo dan Prajekan.
- Beberapa pohon tumbang di Lumutan, Gayam Lor, dan dekat Pos Koramil Botolinggo.
- Dua rumah di Prajekan Kidul rusak akibat atap tersapu angin.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Bondowoso diguncang gempa bumi berkekuatan 2,3 SR, Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 11.29 WIB.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, pusat gempa berada 27 kilometer di timur Bondowoso, tepatnya di area sekitar Gunung Ijen.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan tidak ada laporan kerusakan yang disebabkan oleh gempa.
“Kalau terdampak gempa sampai sekarang belum ada laporan. Dari data kami, pusat gempa di dekat Gunung Ijen,” jelasnya.
Namun, di waktu yang hampir bersamaan, hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Botolinggo dan Prajekan. Cuaca ekstrem ini memicu sejumlah kejadian, termasuk pohon tumbang dan kerusakan rumah.
Baca juga: BPBD Bondowoso dan Warga Gotong Royong Bersihkan Dampak Puting Beliung
Pohon Tumbang
BPBD Bondowoso menerima laporan pohon tumbang di Desa Lumutan dan Desa Gayam Lor, serta di sekitar Pos Koramil Kecamatan Botolinggo.
“Semua sudah diatasi oleh warga untuk evakuasi pohon tumbangnya,” kata Tugas.
Camat Prajekan, Denny Indra Pratama, membenarkan adanya dua rumah yang terdampak angin kencang di Desa Prajekan Kidul.
Baca juga: 1000 Orang Positif HIV di Bondowoso, Penularan Didominasi Hubungan Seksual Sesama Jenis
Rumah milik Didit Hermanto mengalami kerusakan pada bagian dapur setelah atap asbes tersapu angin. Sementara toko milik Hafit Riyanto juga mengalami kerusakan serupa di bagian atap.
“Tidak ada korban jiwa, kerusakan sudah kami laporkan ke BPBD,” ujar Denny.
BPBD terus memantau perkembangan cuaca ekstrem yang terjadi di Bondowoso, termasuk potensi dampak lanjutan di wilayah rawan.
(TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/GEMPA-Tangkapan-layar-data-laporan-pusat-gempa.jpg)