Berita Bondowoso

Warga Bondowoso Kesulitan Beli BBM Jenis Pertamax, Pengelola SPBU : Sepekan Belum Ada Pengiriman

Warga Bondowoso Kesulitan Beli BBM Jenis Pertamax, Pengelola SPBU : Sepekan Belum Ada Pengiriman

TribunJatimTimur.com/Sinca Ari Pangistu
SPBU TAMANSARI - Kondisi SPBU Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur yang mengalami kekosongan BBM jenis Pertamax, Jum'at (9/1/2026) malam. 
Ringkasan Berita:- Sejumlah warga Bondowoso kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertamax.
- Dari pantauan, beberapa SPBU di Kabupaten Bondowoso juga mengalami kekosongan BBM, khususnya jenis Pertamax.

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO -  Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bondowoso sudah tiga hari mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Dari pantauan di lapangan, SPBU Tamansari salah satu yang mengalami kekosongan Pertamax selama 3 hari tersebut. Selain itu ada SPBU Kotakulon yang mengalami kekosongan hingga Jumat (8/1/2026) pukul 18.04 WIB. Ada juga SPBU Tenggarang yang kosong jenis Pertamax mulai pukul 19.33 WIB.

Candra, warga Kecamatan Bondowoso, mengatakan, sudah tiga hari ini kesulitan membeli Pertamax untuk mobilnya. Pada hari pertama hanya diberi tahu bahwa BBM Pertamax masih dalam proses pengiriman.

Namun di hari ini, petugas SPBU di Tamansari  justru menyampaikan tak tahu apa penyebab kekosongan BBM jenis Pertamax.

Baca juga: KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, PCNU Bondowoso: Semua Sama di Mata Hukum

Baca juga: Meski Efisiensi Anggaran, Pemkab Jember Perpanjang Kontrak 813 PPPK

"Kalau pas awal-awal kemarin bilangnya masih dalam pengiriman. Barusan tanya lagi, jawabnya tak tahu," jelasnya

Dia mengaku terpaksa membeli Pertamax Turbo meski harganya lebih mahal. Dia enggan membeli Pertalite karena antreannya panjang, dan harus memiliki Barcode.

"Pertamax itu gak antre banget," jelasnya.

Manager SPBU Tamansari, Jager membenarkan sudah sepekan ini belum ada pengiriman Pertamax dari Pertamina. Karena itulah, selama tiga hari ini Pertamax di SPBU yang dikelolanya kosong.

Pihaknya juga tak mendapatkan informasi mengapa belum dikirim. Biasanya, setiap dua hari sekali ada pengiriman Pertamax sebanyak 8 Kiloliter.

"Memang tidak tahu itu banyak yang kosong. Bukan cuma punya saya sih.  Yang lain juga begitu," jelasnya.

Dia mengaku bingung karena sudah meminta bolak-bolak pengiriman Pertamax. Namun tak kunjung ada pengiriman.

"Pertamaxnya gak ada, Turbo pun habis punyaku," pungkasnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

(Sinca Ari Pangistu/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved