Senin, 27 April 2026

Berita Jember

Lima Warga Jember Diserang Kera Liar di Desa Klungkung, Termasuk Anak dan Lansia

Lima warga Jember, termasuk anak dan lansia, terluka akibat serangan kera liar di Desa Klungkung, Sukorambi. Warga kini resah dan memburu hewan itu.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Polsek Sukorambi
TERLUKA: Polisi meminta keterangan Agus Sugiarto di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Jember, Jawa Timur, Sabtu (13/9/2025) Pria ini diserang monyet liar di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Jember. 

TRIBUNJATIMRIMUR.COM, Jember - Lima warga Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terluka akibat serangan seekor kera liar. Para korban terdiri dari tiga pria dewasa, seorang perempuan lanjut usia, dan seorang anak. Sebagian korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas Banjarsengon dan RSD dr. Soebandi Jember.

Kapolsek Sukorambi AKP Sudarsono melalui Bhabinkamtibmas Desa Klungkung, Bripka Gressona, membenarkan laporan serangan tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat malam (12/9/2025).

Korban pertama adalah Agus Sugiarto, warga Dusun Krajan, yang diserang saat mencari rumput di kebun.

Baca juga: Rizky Ridho Santer Bakal Perpanjang Kontrak di Persija, Jakmania Beri Reaksi Kejutan

“Pak Agus diserang di bagian kaki kanan hingga uratnya putus karena gigitan kera,” ujar Gressona, Sabtu (13/9/2025).

Korban kedua, Sholihin, digigit saat menjaga lahan pertanian.

“Kaki Pak Sholihin digigit. Untungnya kera itu segera kabur, jadi lukanya tidak terlalu parah,” jelasnya.

Korban ketiga, Arli, bahkan diserang di dalam rumahnya sendiri.

“Saat sedang santai, kera masuk rumah dan langsung menggigit jempol kaki Pak Arli,” tambah Gressona.

Baca juga: Manuver Transfer Sat-set Chelsea, Bakal Kedatangan Penyerang dari Klub Saudara Tiri di Musim Depan

Selain itu, seorang perempuan lansia bernama Farida juga terluka ketika mengambil jemuran kopi di depan rumah. Sementara seorang anak berusia 8 tahun diserang ketika bermain layangan di teras rumah. Anak tersebut mengalami luka di bagian kaki dan perut.

Menurut keterangan para korban, kera liar tersebut beraksi sendirian, bukan bergerombol.

“Monyet ini berani menyerang orang yang sendirian, tetapi kalau ada banyak orang, dia tidak berani mendekat,” ungkap Gressona.

Baca juga: Dalam Sehari, Dua Kecelakaan Terjadi di Grujugan Bondowoso: Elf Terguling dan Tabrakan 3 Kendaraan

Dia menambahkan, kawasan Desa Klungkung memang berbatasan dengan hutan lereng Gunung Argopuro. Serangan satwa liar sebelumnya juga pernah terjadi.

“Dulu ada warga yang diseruduk babi hutan, sekarang diserang monyet. Hal ini membuat warga resah,” katanya.

Atas kejadian tersebut, warga setempat kini berinisiatif memburu kera liar tersebut dengan senapan angin.

“Monyet ini bukan hewan peliharaan. Karena sudah sangat meresahkan, warga berusaha menangkapnya,” tutur Gressona.

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved