Gempa Bumi Jember
Gempa di Jember, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa mengguncang Tenggara Jember, BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami dan belum ada aftershock.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 4,8 terjadi di wilayah tenggara Kabupaten Jember, Jawa Timur.
- BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
- Pusat gempa berada di laut, sekitar 99 kilometer tenggara Jember dengan kedalaman 14 kilometer.
- Getaran gempa dirasakan di sejumlah daerah seperti Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Malang hingga Bali.
- Hingga pukul 15.55 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak berpotensi tsunami.
Informasi tersebut disampaikan melalui rilis BMKG yang diteruskan BPBD Jember pada Senin sore. Gempa terjadi sekitar pukul 15.39 WIB dan dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Bali.
Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, gempa memiliki magnitudo 4,8. Episenter berada di laut pada koordinat 9,07° LS dan 113,82° BT atau sekitar 99 kilometer tenggara Jember dengan kedalaman 14 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng bumi. Sementara hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan geser.
Baca juga: Gempa Guncang Jember, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan
Getaran gempa dirasakan cukup kuat di beberapa daerah. Di Jember, intensitas mencapai skala IV MMI, yang berarti getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
Sementara di Banyuwangi, gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI. Getaran juga terasa di Bondowoso, Malang, Kuta, dan Kuta Selatan dengan skala III MMI atau setara getaran seperti truk besar melintas.
Selain itu, warga di Denpasar turut merasakan getaran dengan intensitas II-III MMI. Sedangkan di Blitar dan Trenggalek, gempa dirasakan pada skala II MMI, ditandai benda ringan bergoyang akibat getaran.
Baca juga: Gempa di Jember Terasa hingga Lumajang, Warga Sempat Panik
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, dalam keterangan tertulis.
BMKG juga menyebut hingga pukul 15.55 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/gempa-bumi-jember-5.jpg)