Kamis, 21 Mei 2026

Berita Situbondo

Pencurian Sapi Marak di Situbondo, Pelaku Jagal di Kandang dan Bawa Kabur Daging

Pencurian sapi di Situbondo jelang Idulfitri, pelaku menjagal di kandang dan hanya membawa daging.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Izi Hartono
OLAH TKP - Anggota Polsek Mangaran saat melakukan olah TKP.pencurian sapi di Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. 
Ringkasan Berita:
  • Pencurian sapi terjadi di Situbondo jelang Idulfitri
  • Pelaku menjagal sapi di kandang dan hanya membawa daging
  • Sisa tulang dan usus ditemukan di lokasi
  • Kerugian korban ditaksir Rp16 juta
  • Polisi masih memburu pelaku dan memeriksa saksi

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Pencurian ternak dengan modus penjagalan di lokasi, kian marak terjadi di Kabupaten Situbondo menjelang Hari Raya Idulfitri. Seekor sapi milik warga dijagal pelaku di dalam kandang, lalu dagingnya dibawa kabur.

Peristiwa ini menimpa Arkus, warga Kampung Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Sapi jenis limosin berusia sekitar 1,6 tahun miliknya menjadi sasaran pencurian.

Kapolsek Mangaran AKP Iwan Sumantri membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut aksi pencurian baru diketahui korban pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak memberi pakan.

“Pemilik kaget karena sapinya tinggal satu. Di kandang banyak darah bekas penyembelihan,” ujarnya.

Baca juga: 227 Korban Bencana Situbondo Terima Bantuan Total Senilai Rp 1,1 Miliar

Daging Dibawa, Sisa Tubuh Ditinggalkan

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang tidak membawa kabur sapi secara utuh. Mereka menjagal hewan tersebut di lokasi, lalu hanya membawa bagian daging.

Di tempat kejadian, korban menemukan sisa-sisa tubuh sapi berupa tulang, usus, serta ceceran darah.

“Pemilik juga melihat tulang belulang dan usus yang ditinggalkan pelaku di kandang,” kata Iwan.

Baca juga: Tol Situbondo Barat Dibuka Fungsional Mulai 14 Maret 2026 untuk Arus Mudik Lebaran

Kerugian Capai Rp16 Juta
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp16 juta.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim buser untuk memburu pelakunya,” tegasnya.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved