Selasa, 28 April 2026

Satu-Satunya Mata Pencaharian, Warung Makan di Situbondo Terbakar

Warung makan di Situbondo terbakar saat pemilik di luar kota, kerugian ditaksir Rp 30 juta, penyebab masih diselidiki.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Haorrahman
ist/Polsek Panarukan
TERBAKAT: Kobaran api yang membakar warung makan milik warga Dusun Locangcang, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di warung makan di Panarukan, Situbondo, Senin malam
  • Warung milik pasangan suami istri hangus saat ditinggal pemilik
  • Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran
  • Api pertama kali diketahui warga yang melintas dan dilaporkan ke Damkar
  • Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Kebakaran hebat melanda sebuah warung makan di Dusun Locangcang, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (27/04/2026) malam. Bangunan milik pasangan suami istri, Imam Syafi’i dan Yayuk, tersebut hangus dilalap api.

Peristiwa ini menyebabkan tempat usaha yang menjadi sumber penghasilan keluarga tersebut tidak dapat diselamatkan. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian warung.

Kapolsek Panarukan, AKP Harsono, mengatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Kita masih menyelidiki penyebabnya,” ujar Harsono saat dikonfirmasi, Selasa (28/04/2026).

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Situbondo, Diduga Korsleting Listrik

Ia juga menjelaskan saat kebakaran terjadi, pemilik warung tidak berada di lokasi. Warung dalam kondisi kosong karena ditinggal keluar kota.

“Tunggu hasilnya nanti, karena kita masih akan meminta keterangan para saksi,” tambahnya.

Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono, mengungkapkan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di jalan sekitar lokasi kejadian.

“Melihat adanya kebakaran itu, warga langsung menghubungi Damkar,” katanya.

Baca juga: Polisi Amankan Pengamen yang Mengintimidasi dan Meresahkan Warga di Alun-alun Situbondo

Menurut Puriyono, warung tersebut sudah dalam kondisi tutup selama empat hari. Pemilik diketahui sedang berada di Jember, sementara suaminya tengah bersilaturahmi di wilayah Panarukan saat kejadian berlangsung.

“Jadi saat kebakaran itu tidak ada pemiliknya,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved