Selasa, 14 April 2026

Berita Pasuruan

Perbaikan Tanggul Sungai Kemranggen, Petani Kembali Optimis Tanam Padi

Normalisasi Sungai Kemranggen Pasuruan menghidupkan kembali lahan sawah petani Beji dan Gempol yang sempat terancam banjir.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
NORMALISASI: Perbaikan tanggul Sungai Kemranggen di wilayah Kecamatan Beji dan Gempol. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Perbaikan tanggul Sungai Kemranggen di Kecamatan Beji dan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memberi harapan baru bagi ratusan petani yang sempat meninggalkan sawah mereka akibat ancaman banjir.

Selama beberapa musim terakhir, wilayah pertanian di dua kecamatan itu kerap tergenang air saat hujan deras. Kondisi tanggul yang rapuh membuat para petani enggan menanam karena khawatir gagal panen. Namun, setelah pemerintah daerah melakukan normalisasi, situasi perlahan berubah.

Dalam sepekan terakhir, alat berat dikerahkan untuk memperkuat tanggul sekaligus mengeruk saluran air yang dangkal. Hasilnya, lahan yang sebelumnya terbengkalai kini kembali produktif.

Baca juga: Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Pasuruan Pererat Persahabatan Lewat Sepak Bola

“Kalau hujan deras, dulu sawah bisa tergenang karena tanggul jebol. Banyak yang akhirnya enggan menanam padi. Sekarang setelah diperbaiki, kami lebih tenang dan semangat kembali turun ke sawah,” tutur Asy’ri, petani asal Desa Cangringmalang, Kamis (2/10/2025).

Hal senada disampaikan Husein, petani lainnya. Menurutnya, sekitar 23 hektare sawah di tiga dusun yang sempat dibiarkan kosong kini kembali digarap.

“Trauma gagal panen itu berat. Tapi setelah ada perbaikan, petani sudah mulai menanam lagi,” ujarnya.

Baca juga: Honda DBL 2025 Jember, 24 Tim SMA Siap Berlaga di GOR Garuda 3-7 Oktober

Normalisasi Sungai Kemranggen juga mendapat apresiasi dari perangkat desa. Kepala Desa Winong, Amiril Mukmin, menilai program tersebut memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

“Selain mengurangi potensi banjir, juga mendongkrak pendapatan warga. Program ini nyata dirasakan petani yang kini lebih optimistis menghadapi musim tanam,” tegasnya.

Ke depan, para petani berharap program normalisasi sungai dapat dilakukan secara berkala.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved