Selasa, 21 April 2026

Berita Pasuruan

Dewan Dorong Pembentukan Perda Khusus Mengatur Batasan Sound Horeg

Diusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang penyelenggaraan ketertiban umum yang mengatur tentang batasan sound horeg.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Dok Humas Pemkab Pasuruan
RAMAI - Suasana Pasuruan Sound Festival 2025 dipadati warga. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat membersamai masyarakat, Sabtu (20/9/2025). 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang penyelenggaraan ketertiban umum yang mengatur tentang batasan sound horeg.

Hal itu disampaikan Rudi, sapaan akrabnya dalam rapat pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026. 

“Pertimbangannya sederhana, kita sudah tahu bagaimana masyarakat Kabupaten Pasuruan sangat menggandrungi terhadap penyelenggara sound horeg di Pasuruan. Dan antusiasnya luar biasa,” katanya, Jumat (17/10/2025)

Tanpa APBD, kata Rudi, masyarakat rela iuran untuk bisa menggelar even festival sound horeg. Dan saat turun ke lapangan, dia mendengar langsung keinginan di bawah. Mereka mau diatur tapi jangan dilarang.

Baca juga: SubJktAdem, Rujak dan Ketoprak di Laga Persebaya vs Persija Simbol Persaudaraan Bonek dan Jakmania

“Bahkan pihak - pihak yang menggelar sound horeg itu rela iuran sekalipun tanpa APBD. Kalau memang begitu, maka saya rasa pemerintah harus memberikan ruang, tapi diatur sesuai regulasi UU yang ada,” ungkapnya.

Dengan adanya Perda, kata Rudi, masyarakat mendapatkan kepastian. Mendapatkan izin keramaian secara legal, dan lain sebagainya. Pertunjukkan sound horeg terbukti membawa banyak dampak positifnya.

Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Pemkab Bondowoso Siaga Bencana Hidrometeorologi

“UMKM jalan, perputaran ekonomi jalan, meskipun tidak ada modal sumber dana APBD, kegiatan itu murni keinginan masyarakat. Kedaulatan di tangan Rakyat. Jadi kita sebagai wakil rakyat harus memfasilitasi secara legal,” urainya.

Kalau dilihat ke belakang, kegiatan festival sound tersebut banyak yang sukses dengan berhasil menjaga keamanan, ataupun kamtibmas tetap kondusif. 

“Jika memang terjadi kejadian - kejadian kecil seperti tawuran itu hal yang lumrah. Sepanjang bisa diatasi bersama insyaallah semuanya akan berjalan lancar,” sambung politisi PKB tersebut.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved