Berita Pasuruan
KDMP Wonokitri Jadi Pertama Yang Berdiri di Wilayah Pegunungan
KDMP Wonokitri Tosari berdiri di 2.219 mdpl, jadi koperasi dataran tinggi pertama di Pasuruan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- KDMP Wonokitri menjadi koperasi dataran tinggi pertama di Kabupaten Pasuruan.
- Berdiri di ketinggian 2.219 mdpl di atas lahan 3.800 meter persegi.
- Lokasinya berdekatan dengan Pasar Desa Wonokitri untuk mendukung distribusi.
- Sempat terkendala komunikasi, kini terselesaikan dengan fasilitasi DPRD.
- Ditargetkan jadi percontohan koperasi pegunungan yang mandiri dan berkelanjutan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wonokitri Kecamatan Tosari menjadi yang pertama berdiri di wilayah dataran tinggi Kabupaten Pasuruan.
Koperasi ini berdiri di atas ketinggian sekitar 2.219 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Selain itu, koperasi dibangun di atas lahan seluas 3.800 persegi yang akan difungsikan sebagai kantor sekaligus gudang operasional.
Lokasinya dinilai strategis karena berhimpitan dengan Pasar Desa Wonokitri.
Keberadaan pasar tersebut diharapkan memperkuat distribusi hasil produksi warga serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kawasan pegunungan.
Dalam proses awal, pembangunan KDMP sempat menghadapi kendala komunikasi antar pihak terkait.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten dan Kota Pasuruan Hari Ini Kamis 26 Februari 2026
Namun persoalan tersebut berhasil diselesaikan setelah difasilitasi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana, khususnya dalam aspek koordinasi dan dukungan legislasi.
Wardana, sapaan akrabnya mengatakan, keberadaan KDMP di wilayah dataran tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Pasuruan Kamis 26 Februari 2026, Cek Subuh dan Magrib
“KDMP Wonokitri ini menjadi yang pertama di kawasan dataran tinggi. Harapannya bukan hanya berdiri sebagai bangunan, tetapi benar-benar menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat desa,” katanya, Kamis (26/2/2026).
Lokasinya yang berdekatan dengan pasar tentu sangat mendukung aktivitas distribusi dan perdagangan.
Ia menambahkan, persoalan komunikasi yang sempat muncul di awal proses pembangunan kini telah diselesaikan sehingga tahapan selanjutnya dapat berjalan lebih lancar.
“Yang terpenting adalah semua unsur sudah satu persepsi. Dukungan regulasi dan koordinasi sudah klir, sehingga ke depan tinggal bagaimana kita memastikan koperasi ini benar-benar produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: Udeng dan Kaweng Tengger Pasuruan Resmi Jadi Warisan Tak Benda
Menurut Wardana, KDMP Wonokitri diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain, khususnya di wilayah pegunungan, dalam mengembangkan koperasi yang mandiri dan berkelanjutan.
Program ini sejalan dengan penguatan koperasi sebagai soko guru perekonomian desa dalam agenda pembangunan nasional, yang menekankan kemandirian dan pemerataan ekonomi berbasis desa.
“Kami berharap KDMP Wonokitri mampu menjadi kiblat pengembangan koperasi di dataran tinggi, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Tosari dan sekitarnya,” tutupnya.
| Dishub Pasuruan akan Pasang Portal Portable untuk Kendaraan ODOL di Sidogiri |
|
|---|
| Even Forest Fest 2026 Jadi Motor Branding Wisata Pasuruan |
|
|---|
| Air Perumda Giri Nawa Tirta Kantongi Sertifikasi Halal, Proses Produksi Dipastikan Sesuai Ketentuan |
|
|---|
| Rizqy Sport Center Diresmikan, Bupati Pasuruan Dorong Pembinaan Atlet dan Gairah Olahraga Optimal |
|
|---|
| Sempat Dikeluhkan Warga, Gorong-gorong Rusak di Kepulungan Pasuruan Diperbaiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Koperasi-merah-putih-Pasuruan-Wonokitri.jpg)