Selasa, 7 April 2026

Berita Pasuruan

Even Forest Fest 2026 Jadi Motor Branding Wisata Pasuruan

Digelar Spektakuler, Even Forest Fest 2026 Jadi Motor Branding Wisata Pasuruan

TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
FOREST FEST 2026 - Penampilan salah satu band akustik dalam acara Forest Fest 2026. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Upaya memperkuat citra pariwisata dan menarik wisatawan datang ke Pasuruan terus dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Pasuruan Forest Fest (Music, Art and Tourism) 2026 di kawasan wisata Hutan Cempaka, Sabtu (4/4/2026) sore,

Festival yang memadukan musik, seni, dan pariwisata ini tak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga strategi branding untuk menjaga daya tarik Pasuruan sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Sigit Afendy menyebut posisi Pasuruan saat ini cukup strategis.

Baca juga: Air Perumda Giri Nawa Tirta Kantongi Sertifikasi Halal, Proses Produksi Dipastikan Sesuai Ketentuan

Baca juga: Rizqy Sport Center Diresmikan, Bupati Pasuruan Dorong Pembinaan Atlet dan Gairah Olahraga Optimal

Bahkan, kata Sigit, sapaan akrabnya, Kabupaten Pasuruan masuk dalam lima besar daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Timur.

“Ini prestasi, tapi tidak boleh berhenti. Branding harus terus dilakukan. Ibarat mesin mobil, tetap harus terus dipanasi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, promosi pariwisata ke depan tidak cukup hanya mengandalkan event, tetapi juga perlu inovasi berkelanjutan, termasuk pemanfaatan media sosial. 

Namun, ia mengingatkan agar konten promosi tetap selaras dengan kondisi nyata di lapangan.

“Pariwisata itu soal rasa. Kalau yang dipromosikan tidak sesuai kenyataan, wisatawan tidak akan kembali. Tapi kalau pengalaman mereka bagus, pasti akan datang lagi,” tegasnya.

Forest Fest 2026 sendiri menghadirkan beragam agenda, mulai dari pasar wisata, pertunjukan seni, hingga penampilan musik yang menyasar generasi muda. 

Konsep ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata berbasis pengalaman.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Suyanto menilai potensi wisata Pasuruan, khususnya kawasan Prigen dan Tretes, masih sangat besar untuk dikembangkan.

“Saya ke mana-mana, orang belum tentu kenal Pasuruan, tapi kenal Prigen atau Tretes. Ini potensi besar yang harus dimaksimalkan,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam promosi, agar kawasan tersebut kembali menjadi destinasi utama wisatawan di Jawa Timur.

Dengan kombinasi event kreatif dan penguatan promosi, Pasuruan diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal berbasis pariwisata.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved