Berita Probolinggo
Amblas Akibat Hujan Deras, Akses Menuju Air Terjun Madakaripura Terputus, Garis Polisi Terpasang
Akses menuju Air Terjun Madakaripura, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus setelah sebuah jembatan ambruk karena hujan.
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Luky Setiyawan
Ringkasan Berita:
- Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus setelah sebuah jembatan ambruk.
- Hal tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut.
- Di lokasi jalan yang amblas, terpasang garis polisi (police line) serta rambu peringatan.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo – Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah sebuah jembatan ambruk pada Sabtu (28/3/2026) dinihari.
Hal tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya atau pada Jum'at (27/3/2026) malam.
Untuk menghindari hal yang tidak tidak diinginkan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat dengan turun ke lokasi.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriantono langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Baca juga: Anak 9 Tahun di Probolinggo Dibanting Guru Ngaji, karena Lecetkan Mobil Kiai
Baca juga: Polres Probolinggo Bangun Pos di Gerbang Tol Kraksaan untuk Pemudik, Bentuknya Mirip IKN
Dari hasil peninjauan, diketahui badan jembatan mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
"Kami bersama Dandim 0820 melakukan pengecekan lokasi terdampak. Untuk sementara, akses menuju Air Terjun Madakaripura kami tutup demi keselamatan masyarakat," kata AKBP Latif, Minggu (29/3/2026).
Di lokasi jalan yang amblas, lanjut AKBP Latif, untuk pengamanan, pihaknya memasang garis polisi (police line) serta rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk.
"Kami imbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati. Kami juga pasang garis polisi, agar mudah diketahui," ungkap AKBP Latif.
Selain itu, AKBP latif meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
"Warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan banjir, diminta tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang," pungkasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)
| Meriahkan Harjakapro, Pemkab-Jasa Raharja dan Polres Probolinggo Gelar Kopdar Bareng Komunitas Motor |
|
|---|
| Cegah Pelanggaran, Senpi Milik Anggota Polres Probolinggo Kota Dicek |
|
|---|
| Faisol Riza Buka Puasa Bersama Fatayat dan Muslimat di Probolinggo, Beberkan Potensi Tembakau |
|
|---|
| Kapolres Probolinggo Berhentikan 3 Polisi, Bripka Agus Terjerat Kasus Pembunuhan |
|
|---|
| Dalam Rangka Lestarikan Budaya, Ansor Kota Probolinggo Gelar Festival Patrol Alat Musik Tradisional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Kapolres-Probolinggo-dan-Dandim-0820-Probolinggo-saat-meninjau-akses-menuju-Air-Terjun-Madakaripura.jpg)