Super League

Juventus Bisa Full Senyum, Terbebas dari Tanggungan Gaji Buta 1 Mantan Pelatihnya

Juventus kini bisa bernafas lega, usai memastikan diri terbebas dari tanggungan gaji buta satu mantan pelatihnya.

Editor: Luky Setiyawan
xAI
JUVENTUS - Juventus kini bisa bernafas lega, usai memastikan diri terbebas dari tanggungan gaji buta satu mantan pelatihnya. (xAI) 

Ringkasan Berita:
  • Juventus kini bisa bernafas lega, usai memastikan diri terbebas dari tanggungan gaji buta satu mantan pelatihnya.
  • Juventus diketahui sempat menanggung gaji dua mantan pelatih, Igor Tudor dan Thiago Motta, karena keduanya masih terikat kontrak.
  • Namun, Juventus kini telah resmi memutus kontrak salah satu dari keduanya, Igor Tudor.

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Juventus kini bisa bernafas lega, usai memastikan diri terbebas dari tanggungan gaji buta satu mantan pelatihnya.

Seperti yang diketahui, Juventus sempat menanggung gaji dua mantan pelatihnya, Thiago Motta dan Igor Tudor, meski telah menunjuk Luciano Spalleti sebagai juru taktik baru.

Ditambah dengan Luciano Spalletti, Juventus punya tanggungan menggaji tiga pelatih.

Adapun alasan Bianconeri menanggung gaji Thiago Motta dan Igor Tudor karena keduanya masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027.

Baca juga: Potensi Federico Chiesa Balik ke Juventus, 1 Nama Penting di Liverpool Jadi Penentu

Baca juga: Potensi Juventus Pulangkan Federico Chiesa di Januari, Mantan Beri Sinyal, Liverpool Siap Lepas?

Namun, Juventus kini bisa full senyum.

Melansir dari Calciomercato.com, Juventus kini telah mengakhiri kontrak dengan salah satu mantan pelatihnya, Igor Tudor.

Dengan terputusnya kontrak tersebut, tanggungan gaji buta Juventus jadi berkurang.

Sebagai informasi, Igor Tudor menerima gaji bersih di Juventus sebesar 3 juta euro per musim.

Mengambil alih kendali Juventus pada Maret 2025, setelah pemecatan Thiago Motta, Igor Tudor menyelesaikan musim 2024/25 di posisi keempat.

Pelatih Kroasia itu membawa Juventus ke Liga Champions, sebelum berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub, di mana ia mencapai babak 16 besar.

Dikonfirmasi kembali sebagai pelatih Juventus pada musim panas, Igor Tudor memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2027.

Tetapi, hasil yang buruk dan tidak konsisten di paruh pertama musim menyebabkan pemecatannya pada bulan Oktober.

Pelatih Kroasia itu digantikan oleh Luciano Spalletti.

Sebagai pelatih, Igor Tudor telah berada di bangku cadangan Juventus selama 24 pertandingan resmi di liga, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. 

Dalam 24 pertandingan bersama Juventus, Igor Tudor mencatatkan 10 kemenangan, delapan hasil imbang, enam kekalahan, dan persentase kemenangan sebesar 41,7 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved