Kamis, 11 Juni 2026

Liga Italia

Rating Pemain pada Laga AC Milan vs Inter Milan, Eks Brighton Dapat Nilai Tertinggi

Berikut rating pemain pada laga AC Milan vs Inter Milan. Eks Brighton menjadi bintang lapangan dan mendapat nilai tertinggi.

Tayang:
Editor: Luky Setiyawan
Istimewa
MILAN VS INTER - Ilustrasi AC Milan vs Inter Milan di Liga Italia 2025. Berikut rating pemain pada laga AC Milan vs Inter Milan. Eks Brighton menjadi bintang lapangan dan mendapat nilai tertinggi. 

Ringkasan Berita:
  • Rating pemain pada laga AC Milan vs Inter Milan
  • Eks Brighton menjadi bintang lapangan dan mendapat nilai tertinggi.
  • Rafael Leao mendapat nilai terburuk di antara pemain AC Milan lain.
  • Hampir seluruh pemain Inter Milan mendapat nilai buruk.

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Berikut rating pemain pada laga AC Milan vs Inter Milan. Eks Brighton menjadi bintang lapangan dan mendapat nilai tertinggi.

Diketahui, laga Liga Italia 2025/2026 antara AC Milan vs Inter Milan yang berlangsung di San Siro, Milan, Italia, pada Minggu (8/3/2026) waktu setempat berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Rossoneri.

Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut dicetak oleh eks Brighton, Pervis Estupinan.

Pervis Estupinan juga mendapat nilai terbaik berkat golnya tersebut, serta beberapa penampilan gemilangnya.

Baca juga: Update 2 Kiper yang Masuk Radar Inter Milan, Juventus dan AS Roma Bakal Jadi Pesaing

Baca juga: Sinyal Manuver AC Milan di Bursa Transfer Musim Depan, 4 Nama Masuk Radar, 3 Nama Kans Direkrut

Lantas, bagaimana rating pemain lain pada laga AC Milan vs Inter Milan?

Dilansir dari Football Italia, berikut ulasannya:

Rating Pemain Laga AC Milan vs Inter Milan

AC Milan

Maignan 6.5; Tomori 6, De Winter 6.5, Pavlovic 6.5; Saelemaekers 6, Fofana 6.5 (73′ Ricci 6), Modric 7, Rabiot 6.5, Estupinan 7; Leao 5.5 (73′ Fullkrug N/A), Pulisic 6 (84′ Nkunku N/A). Pelatih: Allegri 7.

Pemain Terbaik AC Milan: Pervis Estupinan (7)

Pervis Estupinan sedikit lebih unggul dari rekan-rekannya berkat gol kemenangannya di babak pertama. Maignan juga berperan penting beberapa menit sebelumnya dengan melakukan penyelamatan kunci untuk menggagalkan peluang Mkhitaryan. De Winter dan Pavlovic sangat solid di lini belakang, Modric memimpin Rossoneri dengan pengalaman dan kualitasnya. Bukan hal baru.

Rating Pemain AC Milan Terendah: Rafael Leao (5.5)

Rafael Leao tidak berbuat banyak pada laga ini. Bahkan ketika Rossoneri memiliki ruang untuk serangan balik, bintang Portugal itu terlalu ceroboh dan terlalu banyak melakukan sentuhan, kehilangan momentum dan merugikan rekan setim.

Pelatih AC Milan: Massimiliano Allegri (7)

Dia memberi tahu Estupinan setelah hanya tujuh menit bahwa dia harus menemukan ruang di belakang Luis Henrique, dan itulah tepatnya bagaimana Milan mencetak gol kemenangan. Milan menjaga pertahanan tetap ketat, tetapi, jujur ​​saja, mereka mungkin berpikir mereka perlu bermain lebih bertahan untuk memenangkan pertandingan.

Inter Milan

Sommer 6; Bisseck 5.5 (80′ Diouf N/A), Akanji 6, Bastoni 5.5 (68′ Carlos Augusto 6); Luis Henrique 5 (59′ Dumfries 6), Barella 5.5 (68′ Frattesi 5.5), Zielinski 5.5, Mkhitaryan 6 (59′ Sucic 5.5), Dimarco 5.5; Esposito 5, Bonny 5. Pelatih: Chivu 5.

Pemain Terbaik Inter Milan: Henrikh Mkhitaryan (6)

Sulit untuk memilih satu karena banyak pemain Nerazzurri yang tampil di bawah standar. Mkhitaryan mungkin memiliki peluang terbaik untuk Nerazzurri, tetapi digagalkan oleh Maignan, hanya beberapa menit sebelum gol kemenangan Estupinan. Masuknya Dumfries di babak kedua jelas merupakan peningkatan dibandingkan Luis Henrique. Inter sangat merindukannya.

Rating Pemain Inter Milan Terendah: Luis Henrique (5)

Pada akhirnya, ia melakukan kesalahan fatal yang memungkinkan Milan memenangkan pertandingan. Hal itu sudah pernah terjadi melawan Juventus dan Arsenal. Ketika pemain Brasil itu bertahan, lawan selalu punya kesempatan untuk menyerang di sisi sayap tersebut. Itu terjadi malam ini, dan Estupinan tidak menyia-nyiakannya.

Pelatih Inter Milan: Cristian Chivu (5)

Tidak mudah tanpa striker utama mereka. Lautaro cedera dan berada di bangku cadangan, dan Thuram tidak bisa bermain karena demam. Inter kini kalah untuk pertama kalinya sejak pertandingan sebelumnya pada 23 November. Selain itu, mereka tidak pernah benar-benar berbahaya. Bola bergerak terlalu lambat, dan para striker tidak bekerja sama dengan baik. Kabar baiknya adalah Inter masih unggul tujuh poin atas Milan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur 

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved